Bisnis Indonesia - bisnis.com
Sabtu, 01 Oktober 2016

Panglima TNI: Pengunduran Diri Mayor Agus Sesuai Aturan

M. Syahran W. Lubis Sabtu, 24/09/2016 01:08 WIB
Panglima TNI: Pengunduran Diri Mayor Agus Sesuai Aturan
Bakal Calon Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) dan Bakal Cawagub Sylviana Murni berpose di hadapan wartawan saat menyerahkan dokumen pendaftaran di KPUD DKI Jakarta, Jumat (23/9).
Antara/Yudhi Mahatma

Kabar24.com, JAKARTA - Mabes TNI memastikan pengunduran diri Mayor Inf Agus Harimurti Yudhoyono sudah sesuai dengan aturan dan surat pengunduran diri sudah diterima Kepala Staf Angkatan Darat. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan awak media di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (23/9/2016).

“Secara prosedur Mayor Agus telah  mengajukan Surat Pengunduran Diri secara berjenjang kepada Komandan Brigif, Pangdam Jaya, Kasad dan untuk surat sudah diterima Kasad dan sudah disetujui dengan tembusan Panglima TNI,”  kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagaimana siaran pers Puspen TNI yang diterima Bisnis pada Jumat (23/9/2016).

Menurut Panglima TNI, terkait Pilkada telah diatur secara jelas dalam Surat Telegram Panglima TNI Nomor ST/983/2016 tanggal 9 Agustus 2016 tentang ketentuan dan tata acara Pemilu Pilkada bagi seluruh anggota TNI dan PNS TNI.

“Pengunduran Mayor Agus adalah hak keinginan pribadi, tidak bisa ditolak, dan kita menghormati pilihan tersebut. Jadi Mayor Agus harus berhenti dan sudah mengajukan surat kepada Kasad,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan sewaktu menjadi Kasad, pernah mengumpulkan Perwira Terbaik Angkatan Darat Abituren tahun 1990 sampai dengan 2004 untuk menyusun program-program reformasi TNI, doktrin-doktrin, dan strategi pertempuran, di mana Mayor Agus menjadi salah satu kader yang disiapkan untuk menjadi pemimpin TNI di masa depan.

Panglima TNI juga menuturkan bahwa Mayor Agus sejak SMA Taruna Nusantara di Magelang selalu nomor satu, nilainya sampai sekarang belum ada yang menyaingi.

Kemudian ketika lulus di Akmil memperoleh predikat Adhi Makayasa, berdasarkan nilai terbaik dari aspek mental, fisik, dan intelektual. “Mari kita berpikir positif, memilih karier di politik boleh-boleh saja karena di beberapa negara maju, jarang militer aktif sampai pensiun,” ujarnya.

Panglima TNI menambahkan Mayor Agus belum genap 20 tahun masa ikatan dinas, sehingga tidak mendapat hak pensiun mengingat Mayor Agus baru 16 tahun mengabdi di TNI pada saat ini. “Pengunduran diri Mayor Agus dari anggota TNI untuk mengikuti Pilkada, maka dia diberhentikan dengan hormat dari dinas keprajuritan TNI.”

Terkait dengan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2017, Panglima TNI menerima perintah dari Presiden Jokowi untuk memastikan netralitas prajurit TNI.

“Saya mengimbau kepada masyarakat, apabila ada yang mengetahui anggota TNI yang tidak netral, tolong sebutkan nama dan pangkatnya, sehingga bisa kami cari, diadakan penyelidikan dan proses hukum,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Apps Bisnis.com available on:    
more...