Bisnis Indonesia - bisnis.com
Sabtu, 01 Oktober 2016

PILKADA DKI 2017: Akhirnya Hanya Jadi Cawagub, Sandiaga Ikhlas

Puput Ady Sukarno Sabtu, 24/09/2016 01:02 WIB
PILKADA DKI 2017: Akhirnya Hanya Jadi Cawagub, Sandiaga Ikhlas
Sandiaga Uno
Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Koalisi Partai Gerindra dan PKS akhirnya resmi mengusung pasangan Calon Gubernur Anies Baswedan dan Calon Wakil Gubernur Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kepastian pasangan tersebut maju untuk menjadi penantang petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat serta pasangan Agus Hatimurti Yudhoyono dan Sylvia Murni, setelah diumumkan secara langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto pada Jumat malam (23/9/2016).

Setelah diumumkan resmi, pasangan calon tersebut tanpa menunggu lama langsung mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta karena memang Jumat itu merupakan hari terakhir untuk pendaftaran pasangan calon.

Namun, nama Sandiaga Uno, kader Partai Demokrat yang selama beberapa bulan terakhir telah mendeklarasikan diri sebagai bakal calon gubernur, ternyata hanya maju sebagai pasangan calon wakil gubernur.

Sedangkan Anies Baswedan yang namanya baru muncul sepekan terakhir yang bukan dari kader Gerindra maupun PKS justru diusung sebagai calon gubernur dan berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Sandiaga mengaku ikhlas dengan hal tersebut dan tidak mempersoalkan siapa yang pantas menjadi calon gubernur maupun calon wakil gubernurnya.

Pasalnya, Anies Baswedan bukan merupakan orang baru bagi dirinya dan dia justru menjadi orang pertama yang mendukung dirinya maju Pilkada DKI 2017.

"Beliau adalah orang pertama yang saya ajak bicara, sebagai sahabat, apalagi Pak Anies ini kita sama-sama jubir  Pilpres 2014 lalu, kita belajar usung pilpres. Ibunda kita juga teman kuliah. Dulu ketika saya tanya, saya dapat tugas, beliau jawab go for it," ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, keduanya juga memiliki konsep yang sama bahwa dekmokrasi harus sejuk dan bukan memecah belah, oleh sebab itu sepakat untuk memberikan pilihan terbaik bagi masyarakat Jakarta lewat Pilkada DKI 2017 tersebut.

"Kita sepakat salaman satu dua. Kita serahkan pimpinan yang pilih, akhirnya pimpinan tersebut satu dan dua siapa saja. Saya salaman, ikhlas, ndak papa," ujarnya.

Sementara, Anies Baswedan mengaku tidak menduga dengan perjalanannya hidupnya hingga pada akhirnya diusung sebagai calon gubernur oleh Gerindra dan PKS untuk maju Pilkada DKI 2017.

"Perjalanan kita tidak tahu, tapi kita harus siap. Kita berdua ini sedang bernegara. Tugas datang dengan waktu dan cara yang tak terduga," ujarnya.

Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
Apps Bisnis.com available on:    
more...