ATASI KEMACETAN: Rencana Pemprov DKI Beli PPD Dinilai Tepat

JAKARTA-Keinginan Kementerian BUMN menjual Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) ke Pemerintah DKI Jakarta, dinilai sebagai keputusan tepat. Perusahaan tersebut bisa diintegrasikan dengan angkutan Trans Jakarta.
ATASI KEMACETAN: Rencana Pemprov DKI Beli PPD Dinilai Tepat Saeno | 31 Desember 2012 19:15 WIB

JAKARTA-Keinginan Kementerian BUMN menjual Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) ke Pemerintah DKI Jakarta, dinilai sebagai keputusan tepat. Perusahaan tersebut bisa diintegrasikan dengan angkutan Trans Jakarta.

 

Mantan Seketaris Menteri Kementerian BUMN Said Didu menilai rencana tersebut merupakan keputusan yang tepat dibandingkan dengan dikelola oleh Perum Damri. Pasalnya PPD lebih bersifat melayani trayek lokal.

 

“Menurut saya jauh lebih bagus dijual kepada Pemda DKI, karena PPD hanya melayani rute lintasan DKI, seperti PDAM yang hanya melayani daerah, sehingga lebih baik dimiliki oleh pemda saja,” ujarnya kepada Bisnis, hari ini (31/12).

 

Dia berpendapat apabila kelak PPD dibeli oleh Pemda DKI, bisa diintegrasikan dengan Trans Jakarta agar lebih baik dan lebih luas rute trayeknya dibandingkan saat ini. Apalagi layanan bus Trans Jakarta menjadi tulang punggung moda transportasi darat Ibu Kota.

 

Deputi Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN Pandu Djajanto sebelumnya menyampaikan Gubernur DKI Joko Widodo melayangkan surat ke Kementerian BUMN untuk membeli PDD. Saat ini kedua belah pihak tengah menghitung besaran harga.

 

“Surat sudah dikirim bulan ini (Desember 2012). Jadi nanti akan kami proses. Kami juga sudah punya estimasi nilainya. Silahkan kalau memang minat. Kami kasih kesempatan untuk due diligence,” katanya.

 

Menurutnya, dari segi bisnis PPD lebih baik dijual ke Pemda DKI dibandingkan dialihkan ke Damri sebagaimana rencana awalnya, karena lebih fokus pada bisnis Damri saat ini. (yus)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top