Ahok Larang Dewan Transportasi Jakarta Bisnis Transportasi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta agar 17 anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) yang baru dikukuhkan pada Selasa ini tidak melakukan bisnis sampingan dalam bidang transportasi.
News Editor | 02 April 2014 05:41 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

Bisnis.com, JAKARTA -  Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta agar 17 anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) yang baru dikukuhkan pada Selasa ini tidak melakukan bisnis sampingan dalam bidang transportasi.

"Pesan saya untuk anggota DTKJ yang baru dikukuhkan hanya satu, yaitu fokus saja menyelesaikan permasalahan transportasi di ibu kota, dan jangan terlibat dalam bisnis transportasi, seperti punya angkutan kota dan lain-lain," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, saat pengukuhan 17 anggota DTKJ.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, upaya pembenahan transportasi massal di Jakarta akan semakin sulit dilakukan apabila para anggota DTKJ terlibat dalam bisnis transportasi itu sendiri, terlebih sampai menjadi pemilik angkutan kota (angkot).

"Masalah transportasi di kota ini butuh perhatian ekstra dan langkah tegas dari semua pihak. Kalau anggota DTKJ malah terjun ke dalam bisnis transportasi itu sendiri, bagaimana masalah itu bisa beres? Makanya, harus fokus," ujar Ahok.

Kepada para anggota DTKJ yang baru dikukuhkan, dia meminta agar dapat selalu bertindak adil dan tegas dalam upaya pembenahan transportasi massal di wilayah ibukota.

"Jadi, selain fokus, para anggota DTKJ juga harus konsisten. Artinya, jika memang berniat menyelesaikan masalah transportasi, maka harus benar-benar berjuang menyelesaikannya. Jangan sampai niatnya berhenti di tengah jalan," tuturnya.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini secara resmi mengukuhkan sebanyak 17 anggota DTKJ untuk periode 2014 hingga 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ahok

Sumber : Antara
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top