Video Rapim Pemprov DKI Diunggah di Youtube, Masyarakat Bisa Nilai Pejabat

Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk meng-upload video rapat pimpinan yang rutin dilaksanakan di Balai Kota setiap Senin pagi dinilai oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI I Made Karmayoga sebagai sebuah transformasi keterbukaan yang baik.
Annisa Sulistyo Rini | 02 Juni 2014 16:03 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk meng-upload video rapat pimpinan yang rutin dilaksanakan di Balai Kota setiap Senin pagi dinilai oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI I Made Karmayoga sebagai sebuah transformasi keterbukaan yang baik.

Dengan diunggah ke akun resmi Pemerintah Provinsi DKI di halaman berbagi video gratis Youtube, masyarakat dapat melihat apa yang terjadi dalam ruangan rapat karena tidak ada yang ditutup-tutupi.

"Kalau ada aparat yang kurang maksimal kerjanya dan enggak mampu memenuhi harapan, bakal kelihatan dan dilihat masyarakat. Gubernur atau wakil gubernur tentu punya hak prerogatif apakah menonaktifkan jabatan aparat yang kurang maksimal dalam melayani masyarakat tersebut atau gimana," ucap Made di Balai Kota, Senin (2/6/2014).

Menurut Made, hukuman mutasi atau pencopotan jabatan merupakan risiko yang harus diterima oleh pegawai yang tidak bekerja secara maksimal dalam melayani masyarakat.

Oleh sebab itu, para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemprov DKI akan terus berpikir agar kinerjanya membaik dan terhindar dari resiko mutasi atau pemecatan.

"Biar siap dinilai masyarakat juga. Ya pasti ada keterbatasan sebagai manusia, enggak ada yang sempurna, tetapi sudah tidak zaman itu jadi alasan tidak berusaha jadi lebih baik," ujarnya.

Selama ini, kegiatan Rapim tidak diunggah ke Youtube. Kegiatan yang diunggah hanyalah kegiatan rapat yang dipimpin Ahok dengan para SKPD, aksi blusukan Jokowi sebagai gubernur, dan kegiatan-kegiatan Pemprov DKI.

Namun, sejak 11 Mei 2014, Pemprov DKI mengunggah video rapim ke Youtube setelah diintruksikan oleh Gubernur Jokowi.

Tag : dki
Editor :

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top