Maya Carolina: Perempuan Perlu Melek Teknologi

Saat ini seorang ibu dituntut untuk melek teknologi agar mampu dan siap mengatasi problema dalam kehidupan sehari-hari.
Rahmayulis Saleh | 02 Juli 2014 21:52 WIB
Maya Carolina Watono, Managing Director Dwi Sapta Group (kanan) dan Susilowati, Associate Vice President Marketing Fabric Home Care & Human Health Care PT Kao Indonesia, dalam diskusi Wanita dan Teknologi. - Bisnis/Rahmayulis Saleh

Bisnis.com, JAKARTA-- Saat ini seorang ibu dituntut untuk melek teknologi agar mampu dan siap mengatasi problema dalam kehidupan sehari-hari.

Pasalnya peranan seorang ibu dalam rumah tangga dinilai sangat krusial. Selain menyediakan seluruh kebutuhan anggota keluarga seperti makanan dan pakaian, dia juga harus dapat menyisihkan waktu untuk memperhatikan kebersihan dan kesehatan seluruh keluarga.

"Untuk mengatasi hal tersbeut, ibu harus melek teknologi," kata Maya Carolina Watono, Managing Director Dwi Sapta Group, dalam diskusi ringan Wanita dan Teknologi bertema Smart Mom in Hyperconnected Era di Jakarta, Rabu (2/7/2014) malam.

Menurut wanita yang berkarir di bidang PR Agency ini, perangkat teknologi dapat membantu ibu dalam segala hal. Mulai dari mengajarkan anak, menyelesaikan pekerjaan kantor, maupun pekerjaan rumah sehari-hari, bersosialisasi hingga mengontrol keadaan rumah dari manapun, tidak mengenal batas dan waktu.

"Salah satu permasalahan yang kerap dihadapi oleh ibu bekerja yang hidup di perkotaan, adalah kesulitan untuk membagi waktu antara menyelesaikan pekerjaan rumah, karena sangat terbatasnya waktu yang tersedia setelah para ibu pulang dari kantor," ungkap ibu dua anak yang paham teknologi canggih ini.

Dia menuturkan di era teknologi yang semakin maju ini, membuat manusia harus cerdas agar mampu mengimbangi perkembangan zaman. 

Susilowati, Associate Vice President Marketing Fabric Home Care & Human Health Care PT Kao Indonesia, menambahkan kehadiran berbagai perangkat elektronik dan alat pesan singkat, merupakan beberapa teknologi yang membantu para ibu dalam berkomunikasi dengan seluruh anggota keluarga.

Namun, lanjutnya, dengan sempitnya waktu yang tersedia setelah pulang dari kantor, membuat para ibu harus mencari solusi untuk dapat menyelesaikan pekerjaan rumah, terutama mencuci dengan waktu yang lebih singkat.

"Dengan begitu para ibu dapat mengalokasikan waktunya untuk kegiatan lain, seperti memberikan perhatian lebih kepada anak dan anggota keluarga lainnya," ujar Susilowati.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tokoh

Editor : Setyardi Widodo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top