Ahok: Jalur Busway Akan Dipasangi Separator & Mobil Masuk Bayar Rp1 Juta

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mewacanakan jalur busway bisa dilewati oleh pengendara mobil pribadi tetapi pengendara mobil harus membayar tarif masuk yang melabihi tarif masuk jalan tol.
Veronika Yasinta | 02 Februari 2015 18:45 WIB
Trans Jakarta, Transjakarta, busway
Bisnis.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mewacanakan jalur busway bisa dilewati oleh pengendara mobil pribadi tetapi pengendara mobil harus membayar tarif masuk yang melabihi tarif masuk jalan tol.
 
Tak tanggung-tanggung, pria yang akrab disapa Ahok ini mewacanakan pengenaan tarif hingga Rp1 juta agar mobil pribadi bisa masuk ke jalus busway. Dia juga meyakini masuknya mobil pribadi tidak akan mengaggu kelancaran mobilitas Bus Transjakarta.
 
"Tapi, mobil enggak bakal masuk [jalur busway] kalau Rp1 juta, percaya sama saya. Orang gila apa masuk," katanya, di Balai Kota, Senin (2/2/2015).
 
Dia kesal terhadap pengendara mobil yang masuk ke jalur busway tetapi hanya dikenakan denda Rp100.000, padahal pengendara tersebut busa menerobos jalur khusus Bus Transjakarta tersebut berkali-kali dalam sehari.
 
Untuk itu, Mantan Bupati Belitung Timur meyakini pemasangan pintu separator sebagai tanda masuk keluarnya mobil di jalur busway dinilai lebih efektif.
 
"Nah, makanya kita mau pasang separator atau gate, kita enggak bisa mengharapkan mobil masuk enggak kena tilang, enggak bisa," ujarnya.
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
busway, ahok, transjakarta

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top