PROYEK MRT: Jembatan di Seberang Gedung Da Vinci Dibongkar

Pengerjaan proyek mass rapid transit di sekitar Jalan Sudirman menyebabkan jembatan penyeberangan orang (JPO) harus dibongkar.
Duwi Setiya Ariyanti | 17 Maret 2015 11:42 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Kawasan Bunderan HI, Jakarta, Minggu (1/3). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengerjaan proyek mass rapid transit (MRT) di sekitar Jalan Sudirman menyebabkan jembatan penyeberangan orang (JPO) harus dibongkar.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami mengatakan pembongkaran  masih menunggu penyelesaian pekerjaan dinding dan kolom stasiun di titik Setiabudi sisi selatan. Pekerjaan pembongkaran JPO dilakukan pada 29 Maret hingga 30 Maret 2015 malam hari. Adapun, JPO yang dibongkar menghubungkan pejalan kaki dari Gedung Da Vinci dan Gedung Chase Plaza.

"Akan dilakukan pekerjaan pembongkaran JPO yang membentang dari depan Gedung Da Vinci hingga depan Gedung Chase Plaza pada 29 Maret 2015," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Selasa (17/3/2015).

JPO, kata Dono, tak digunakan sejak Juli 2014. Akibat pembongkaran JPO di sisi barat, lalu lintas arah Bundaran HI akan dialihkan melalui Jalan KH. Mas Mansyur JalanRM. Margono Djoyohadikusumo Terowongan Dukuh Atas kembali ke Jalan Sudirman. Sementara saat proses pembongkaran JPO sisi timur, lalu lintas arah Blok M akan dialihkan melalui terowongan Dukuh Atas Jalan RM. Margono Djoyohadikusumo Jalan KH. Mas Mansyur Jalan Layang Karet kembali ke Jalan Sudirman.

Rekayasa lalu lintas pun dilakukan mulai 16 Maret sampai 30 April 2015 akibat pengerjaan dinding stasiun pada sisi barat, kolom stasiun dan road decking pada sisi selatan yang berada di depan lahan Sinarmas Land hingga di depan Wisma Nusantara. Akibatnya, area kerja dibutuhkan tambahan area kerja yang mengakibatkan pergeseran lajur lalu lintas di Jl MH. Thamrin khususnya dari samping gedung Kedutaan Besar Jepang hingga samping proyek Lippo Thamrin.

Sisi selatan sebelah timur depan Wisma Nusantara pada 25 Maret 8 April 2015 (14 hari), 1 lajur akan berkurang dari arah utara menuju selatan sepanjang 100 meter. Pada 9 April sampai 12 April 2015 (4 hari), 2 lajur akan berkurang dari arah utara ke selatan sepanjang 50 meter.

Sisi selatan sebelah barat di depan Plaza Indonesia pada tanggal 30 April hingga 3 Mei 2015, 1 lajur akan berkurang dari arah selatan ke utara sepanjang 50 meter.

 

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mrt

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup