Penghapusan BPMP: DPRD DKI Minta Ahok Kaji Ulang Rencana

Wacana penutupan Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI Jakarta untuk dibentuk menjadi satu perusahaan induk hasil holding BUMD dipandang terlalu riskan oleh DPRD DKI.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 02 Agustus 2015 19:13 WIB
Gubernur DKI Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama - Bisnis/Gloria F.K Lawi

Bisnis.com, JAKARTA - Wacana penutupan Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI Jakarta untuk dibentuk menjadi satu perusahaan induk hasil holding BUMD dipandang terlalu riskan oleh DPRD DKI.

Wakil Ketua Komisi B yang membidangi perekonomian DPRD DKI Very Younevil menyatakan rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) perlu dikaji ulang.

"Kalau rencana Ahok akan membuat perusahaan induk yang akan memayungi BUMD saya pikir perlu pengkajian yang matang. Karena tidak semua BUMD yang mempunyai profit yang baik," kata Very kepada Bisnis.com, Minggu (2/8/2015).

Very menilai Ahok perlu menimbang bahwa tidak semua BUMD DKI dalam keadaan sehat. Padahal jika sudah masuk ke lantai bursa sebagai perusahaan terbuka, orientasinya hanya profit.

" BPMP masih sangat dibutuhkan di Jakarta. Sebetulnya Ahok kita minta juga asal jangan lempar wacana saja seperti selama ini. Tetapi terlebih dahulu dan lebih baik melakukan pengkajian terlebih dahulu," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dki

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top