JAKARTA TEMPO DOELOE: Asal Usul Nama Pagangsaan, Jakarta Pusat

Pegangsaan sangat penting bukan hanya bagi kota Jakarta, tetapi juga bagi bangsa Indonesia.
Nurudin Abdullah | 02 Agustus 2015 21:36 WIB
Rumah Bung Karno di Pegangsaan Timur 56, Jakarta: Tempat Proklamasi RI berkumandang. - sukarno/years.net

Bisnis.com, JAKARTA-Pegangsaan adalah satu kawasan yang merupakan kelurahan di wilayah Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Kawasan tersebut sangat penting bukan hanya bagi kota Jakarta, tetapi juga bagi bangsa Indonesia.

Sebab, di situlah, tepatnya di kediaman Bung Karno, Jalan Pegangsaan Timur No.56, dilaksanakan pembacaan teks Proklamasi Indonesia pertama kali pada 17 Agustus 1945, pukul 10.00 WIB.

Setiap kali bangsa Indonesia membaca atau mengenang HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, kata Pegangsaan akan selalu disebut. Keadaannya kini sudah berubah jauh.

Rumah Bung Karno yang dipakai untuk mengumandangkan Proklamasi itu pun sudah sejak lama dibongkar, tanpa sisa, kecuali tempat tersebut sekarang dikenal dengan Jalan Proklamasi No. 56.

Mengapa tempat bersejarah itu diberi nama Pegangsaan? Zaenuddin HM menjelaskan dalam bukunya “212 Asal-Usul Djakarta Tempo Doeloe,” yang diterbitkan Ufuk Press pada Oktober 2012.

Dijelaskan bahwa menurut riwayat kawasan tersebut dahulunya diduga sebagai tempat memelihara dan mengangon hewan ternak angsa seperti soang (swan) dan bebek. Masyarakat lalu menyebutnya “pegangsaan.”

Kemungkinan lain kawasan tersebut pernah menjadi tempat pengrajin barang-barang dari perunggu alias gangsa. Tempatnya disebut pegangsan atau pegangsaan.

Para pengrajinnya diduga sebagain besar dari Jawa-Mataram, yang pada akhir abad ke-17 membuka sebuah kawasan yang kemudian bernama Matraman.

Begitulan dua versi asal muasal nama Pegangsaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jakarta, sejarah

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top