SILPA Meningkat, Pemprov DKI Kaji Pengalihan Ke BUMD

Penyerapan anggaran DKI yang rendah hingga semester II memperkuat asumsi semakin tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) DKI Jakarta dalam APBD 2015. Sayangnya, sisa anggaran tersebut seolah tak terlalu direstui oleh DPRD DKI teralokasi untuk penyerapan modal pemerintah (PMP) kepada BUMD atau untuk alokasi belanja lainnya.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 02 September 2015  |  18:09 WIB
SILPA Meningkat, Pemprov DKI Kaji Pengalihan Ke BUMD
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diperiksa di Bareskrim Mabes Polri terkait kasus korupsi pengadaan UPS - Antara/Reno Esnir
Bisnis.com, JAKARTA Penyerapan anggaran DKI yang rendah hingga semester II memperkuat asumsi semakin tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) DKI Jakarta dalam APBD 2015. Sayangnya, sisa anggaran tersebut seolah tak terlalu direstui oleh DPRD DKI teralokasi untuk penyerapan modal pemerintah (PMP) kepada BUMD atau untuk alokasi belanja lainnya.
 
Hal itu disebutkan sejumlah anggota dewan dalam rapat Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS), Selasa (2/9/2015).
 
Ketua Badan Anggaran (Banggar) Mohammad Taufik menyatakan dengan sisa waktu tiga bulan, dengan penyerapan anggaran DKI yang baru menyentuh 19,2%, sehingga SILPA DKI tahun ini pasti membengkak.
 
Serapan baru 19% ini sudah September. Proses lelang 45 hari berarti tersisa September, Oktober, dan pertengahan November. Saya rasa tidak bisa rampung kalaukarena lelang tak bisa kelar satu bulan, kata Taufik.
 
Anggota DPRD DKI menggugat pemberian SILPA yang rencananya akan diberikan kepada sejumlah BUMD. Pasalnya anggota dewan membutuhkan data BUMD penerima dana SILPA. Pemprov DKI sudah menargetkan Silpa senilai Rp7,9 triliun pada APBD 2015, namun anggota dewan menghitung SiLPA pasti akan berada di atas 15%.
 
"Ini data SILPA Rp7,9 triliun darimana? Jangan-jangan bisa lebih, kemungkinan besar bisa lebih dari Rp15 triliun," kata Taufik.
 
Sebelumnya, salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI sudah menyebutkan kemana SILPA akan dialokasikan. Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan (KUMKMP) DKI Irwandi mengaku SILPA dari APBD 2015 akan membantu perkembangan BUMD DKI PT Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) dan PT Bank DKI.
 
Nantinya, dana SiLPA itu bisa digunakan membantu permodalan masyarakat Jakarta yang ingin memulai usahanya atau menambah modal usahanya, kata Irwandi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemprov DKI

Editor : Bastanul Siregar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top