Uang Operasional: Sekda DKI Saifullah Benarkan Terima Rp100 Juta. Tapi Bukan Untuk Kampanye

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengaku bahwa terdapat uang operasional tambahan dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebesar 100 juta tiap bulannya.
Asteria Desi Kartika Sari | 02 Mei 2016 18:08 WIB
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah - beritajakarta.com

Bisnis.com, JAKARTA- Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengaku bahwa terdapat uang operasional tambahan untuk dirinya dari Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama sebesar 100 juta tiap bulannya.

Saefullah mengatakan uang tersebut dapat dipergunakan untuk kegiatan apapun.

"Itu sudah menjadi kebijakan gubernur, kira-kira baru berjalan setahun," kata Saefullah di Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/5/2016).

Dia menjelakan bahwa uang operasional yang telah diberikan tersebut untuk sumbangan pernikahan, tempat ibadah, dan yang lain-lain.

Meski begitu hal tersebut akan dilaporkan rutin setiap tahunnya.

Lebih lanjut, pihaknya membantah bahwa uang operasional tersebut digunakan untuk dana kampanye.

"Kalau soal kampanye saya bantah, saya enggak pernah berkampanye untuk menjadi gubernur maupun wakil gubernur," lanjutnya.

Pasalnya, tambah Saefullah, apabila melakukan kampanye dapat dikatakan bahwa dirinya telah melanggar sumpah jabatan.

Sebelumnya, Ahok mengatakan bahwa uang operasional yang diserahkan kepada Saefullah dapat dipergunakan untuk kegiatan apapun.

"Saya juga kasih uang buat Pak Saefullah, Ini saya kasih uang kamu Rp 100 juta ya setiap bulan supaya ada uang kalau ke masyarakat. Mau dipakai untuk membangun kampanye mau gubernur juga boleh kok, Pak. Betul kok," ujar Ahok. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ahok

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top