Marka Tengah Jalan Atasi Kemacetan Parah Lintas Pamulang-Ciputat

Pelebaran Jl Pejajaran dan Jl Otista Raya, Ciputat Tangerang Selatan menjadi 4 lajur agar dibarengi dengan membuat pembatas tengah jalan permanen berupa marka beton di pertigaan Bambu Apus.
Nurudin Abdullah | 02 Agustus 2016 20:12 WIB
Kemacetan arus lalu lintas. Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, TANGSEL- Pelebaran Jl Pejajaran dan Jl Otista Raya, Ciputat Tangerang Selatan menjadi 4 lajur agar dibarengi dengan membuat pembatas tengah jalan permanen berupa marka beton di pertigaan Bambu Apus.

Pembatas tengah jalan tersebut dinilai satu-satunya cara untuk mengatasi kemacetan lalu lintas yang cenderung semakin parah di pertigaan yang menjadi titik pertemuan Jl Pejajaran, Jl Otista Raya dan Jl Bambu Apus.

Antrean pajang kendaraan yang akan masuk dan keluar dari tiga jalan itu menjadi biang kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari, yaitu di Jl Otista Raya mengular sampai depan RS Sari Asih dan Jl Pejajaran hingga setelah danau.

Muhtadi, warga Ciputat, Tangsel, mengatakan pembangunan dan pelebaran kedua jalan utama tersebut sudah dimulai sejak pekan lalu, di Jl Pejajaran dari arah bundaran Unpam Pamulang ke Ciputat dengan pembetonan jalan.

“Dari hasil pelebaran jalan menjadi 4 lajur itu nanti di pertigaan Bambu Apus, yaitu titik pertemua Jl Pajajaran dan Jl Otista Raya dibuat marka beton di tengahnya untuk menghilangkan persilangan kendaraan di pertigaan itu,” katanya, Selasa (2/8/2016).

Menurutnya, dengan adanya marka beton pembatas tengah jalan itu nanti kendaraan dari arah Jl Otista Raya yang akan masuk ke Jl Bambu Apus harus putar balik di putaran atau U-turn di ujung Situ Pamulang di Jl Pajajaran.  

Sebaliknya kendaraan dari Jl Bambu Apus yang akan masuk Jl Pajajaran arah Pamulang, harus putar balik di dekat Pasar Cimanggis, Ciputat. Jaraknya memang menjadi lebih jauh, tetapi tidak menimbulkan kemacetan yang parah.

Menurut pemantauan Bisnis,com arus lalu lintas di Jl Otista Raya dan pertigaan Bambu Apus cukup padat karena jalan provensi itu terkoneksi langsung dengan Jl Dwi Sartika-Jl Juanda ke Pasar Jumat Jakarta dan Jl RE Martadhinata ke Bogor.

Sedangkan ujung Jl Bambu Apus yang ke kiri tersambung dengan Jl Oscar Raya dan yang ke kanan masuk Jl H Taip yang menjadi akses utama menuju Jl Aria Putra yang cukup padat lalu lintasnya.

Selanjutnya Jl Pajajaran dari pertigaan Bambu Apus berujung di bundaran Unpam, bisa lanjut masuk Jl Surya Kencana menuju Reni Jaya dan Pondok Cabe, atau ke arah kanan ke Jl Raya Pamulang-Jl Siliwangi dan seterusnya.

Tag : lalu lintas, tangerang selatan
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top