Pembebasan Lahan di Jaksel untuk MRT Bakal Dikebut

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan terus melakukan pendekatan untuk pembebasan sisa lahan bagi pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Selain itu pembebasan lahan untuk jalan pun tengah disosialisasikan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Agustus 2016  |  15:48 WIB
Pembebasan Lahan di Jaksel untuk MRT Bakal Dikebut
Pekerja memantau proses pengangkatan mata bor raksasa yang akan dimasukkan ke lubang dudukannya di area proyek MRT kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2015). - Antara/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan terus melakukan pendekatan untuk pembebasan sisa lahan bagi pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Selain itu pembebasan lahan untuk jalan pun tengah disosialisasikan.

"Total kebutuhan lahan untuk MRT 632 bidang. Sudah dibebaskan 332 bidang sisa belum dibebaskan 299 bidang," ujar Tri Kurniadi, Wali Kota Jakarta Selatan, saat coffee morning dengan sejumlah jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Anggota DPRD DKI dan Kepala Kejaksaan Jakarta Selatan, Selasa (2/8).

Selain MRT, beberapa program prioritas adalah normalisasi Kali Ciliwung, pembangunan jalan tembus (missing link) Jalan Asia Afrika-Teuku Nyak Arif dan penertiban bangunan liar di Jalan Rawajati Barat, kelurahan Rawajati Pancoran.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana mengatakan, situasi kondusif di Pemkot Jaksel harus dipertahankan. Hal ini akan memudahkan kerja pegawai dalam melaksanakan program kerjanya.

"Saya minta sikap yang arif, bijaksana harus dikedepankan setidaknya agar menjaga iklim," tuturnya.

Sementara Kepala Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Ratiyono menambahkan seluruh jajarannya harus bersama, agar Jakarta Selatan tetap kondusif.

"Dengan begitu roda perekonomian, beribadah berjalan dengan yang kita harapkan," tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mrt

Sumber : Berita Jakarta

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top