Bom Aktif Buatan Tangan, Ukuran Besar

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Rikwanto menegaskan, bom di Tangerang Selatan (Tangsel) tidak sama dengan bom panci yang ditemukan di Bekasi pada 10 Desember.
Nancy Junita | 21 Desember 2016 12:23 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Kombes Rikwanto. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Rikwanto menegaskan, bom di Tangerang Selatan (Tangsel) tidak sama dengan bom panci yang ditemukan di Bekasi pada 10 Desember.

Menurut Rikwanto, Rabu (21/12/2016), bom yang ditemukan tewas di kontrakan di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, berukuran besar dan tak beraturan.

“Untuk saat ini petugas masih menjinakkan bom,” katanya.

Rikwanto menjelaskan, bahwa awal penemuan bom dari penangkapan seorang pria bernama Adam oleh Densus 88 pada Rabu (21/12/2016) sekitar pukul 08.00.

Dari interogasi, diketahui bahwa Adam masih memiliki 3 teman di kontrakan. Saat hendak dilumpuhkan, teroris melemparkan bom rakitan, dan Densus 88 melepas tembakan untuk melumpuhkan teroris.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bom, teroris

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top