PILKADA DKI: SBB BMI Bakal Terjunkan 3.000 Pasukan Khusus

Panglima Tinggi Satria Bela Bangsa Banteng Muda Indonesoa (SBB BMI), T. Rusli Ahmad mengatakan pihaknya telah menyiapkan 3000 pasukan untuk mengawal pilkada DKI Jakarta putaran kedua yang akan digelar pada Rabu (19/4/2017) mendatang.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 15 April 2017  |  10:20 WIB
PILKADA DKI: SBB BMI Bakal Terjunkan 3.000 Pasukan Khusus
Moderator debat Ira Koesno (kanan) mengajak pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) serta Sandiaga Uno (ketiga kanan) dan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) serta Djarot Saiful Hidayat (kedua kiri) berswafoto seusai adu program dan visi misi pada Debat Publik Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Panglima Tinggi Satria Bela Bangsa Banteng Muda Indonesoa (SBB BMI), T. Rusli Ahmad mengatakan pihaknya telah menyiapkan 3000 pasukan untuk mengawal pilkada DKI Jakarta putaran kedua yang akan digelar pada Rabu (19/4/2017) mendatang.

"Kami harus menjaga negara ini, terutama Pancasila, Bhenika Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Jangan sampai empat pilar tersebut diciderai oleh sebuah kelompok yang tidak bertanggung jawab, bahkan diciderai untuk kepentingan kelompok," katanta dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/4/2017).

Selanjutnya, kata Rusli, pasukan khusus tersebut nantinya akan dikerahkan di 254 kelurahan yang berada di DKI Jakarta.

"Kami siap membantu TNI/Polri untuk mengawal suara rakyat, dan kami siap menjaga agar pilkada berjalan damai dan aman," ujarnya.

Rusli mengatakan, pasukan yang akan diterjunkan kelapangan dilengkapi dengan kendaraan, surat tugas dan komunikasi, sehingga koordinasi yang kami lakukan tanggap dan cepat.

"Pasukan kami harus bertindak cepat dan tegas agar bisa menindaklanjuti dan mengambil keputusan secara cepat dan tepat," katanya.

Selain itu, Rusli menyatakan, bahwa organisasinya sudah mendapat informasi bahwa akan bentuk-bentuk intimidasi terhadap warga DKI, oleh karena itu kami harus mengawal dan menjaganya.

"Kami sudah mengendus akan ada upaya intimidasi terhadap warga DKI terutama pendukung paslon no 2, oleh karenanya sudah tanggung jawab kami selaku ormas sayap partai pendukung paslon no 2 memberikan jaminan kramanan kepada warga," imbuhnya.

Untuk diketahui, Satria Bela Bangsa Banteng Muda Indonesia (SBB BMI) merupakan sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pdip

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top