Program DP 0% Dianggap Tantangan Tersulit Anies-Sandi

Program DP 0% Dianggap Tantangan Tersulit Anies-Sandi
Duwi Setiya Ariyanti | 22 April 2017 22:43 WIB
Anies Baswedan meneropong menggunakan tangan usai memberikan hak pilih pada Pemilihan Gubernur di TPS 28 Cilandak Barat, Jakarta, Rabu (19/4). - Antara/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA--Merealisasikan program kemudahan pendanaan kepemilikan hunian melalui pembayaran uang muka atau down payment sebesar 0% dianggap jadi tantangan tersulit pasangan Anies-Sandi.

Pengamat Tata Kota Marco Kusumawijaya mengatakan beberapa program yang dicanangkan Anies-Sandi mudah dan sulit direalisasikan. Adapun, merealisasikan program bantuan dana pendidikan dan kesehatan, termasuk kategori mudah.

Sementara, program lain seperti integrasi moda transportasi massal termasuk kategori sulit karena harus menata operasional beberapa jenis moda transportasi umum.

Adapun, program yang cukup populer yakni program DP 0% dianggap paling sulit untuk direalisasikan. Alasannya, harga properti di Ibu Kota naik 18% hingga 20% per tahun. Namun, penghasilan hanya baik 10% hingga 12% per tahun.

"Tantangan berat program DP 0% atau hunian terjangkau, yang paling berat justru yang paling dibutuhkan di Jakarta," ujarnya dalam acara diskusi Rekonsiliasi Jakarta Setelah Pilkada DKI Usai Sindo Trijaya, Sabtu (22/4/2017).

Dengan demikian, sulit bagi warga Ibu Kota juga komuter untuk memiliki hunian di Jakarta. Pasalnya, komuter juga berkontribusi dalam masalah kemacetan di Jakarta karena terdapat sekitar 4 juta orang yang datang dan pulang setiap harinya.

Untuk mengurangi kemacetan, ujar Marco, tak hanya dibutuhkan integrasi moda transportasi publik tapi juga integrasi tata ruang.

"Ada 4 juta yang mondar-mandir ini yang enggak bisa diselesaikan dengan integrasi transportasi tapi juga integrasi tata ruang," katanya.

Tag : Pilkada DKI 2017
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top