Bom Kampung Melayu, Transjakarta Tetap Beroperasi

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Budi Kaliwono mengatakan Transjakarta tetap beroperasi kendati halte Kampung Melayu stop operasi pasca peristiwa pada Rabu malam (24/5).
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 25 Mei 2017  |  21:15 WIB
Bom Kampung Melayu, Transjakarta Tetap Beroperasi
Aparat kepolisian berjaga di lokasi ledakan bom Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (25/5). - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Budi Kaliwono mengatakan Transjakarta tetap beroperasi kendati halte Kampung Melayu stop operasi pasca peristiwa pada Rabu malam (24/5).

“Pelayanan Transjakarta tetap normal,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Kamis (25/5).

Untuk rute Kampung Rambutan-Kampung Melayu (Koridor 7) bus Transjakarta tetap melayani. Begitu juga pula dengan rute Ancol-Kampung Melayu (Koridor 5).

“Hanya halte Transjakarta Kampung Melayu yang tidak berhenti untuk menaikkan ataupun menurunkan pelanggan,” ungkapnya.

Pengoperasian kembali Halte Transjakarta Kampung Melayu pasca ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, masih menunggu pemberitahuan ataupun informasi dari kepolisian.

Setelah ledakan pada Rabu malam (24/5), Transjakarta menempatkan maupun menambah personil untuk meningkatkan keamanan di fasilitas-fasilitas publik.

Selain tentunya berkoordinasi dengan kepolisian guna menghadirkan situasi aman di masyarakat.

Transjakarta bekerja sama dengan jajaran TNI dan Kepolisian menempatkan 160 petugas untuk meningkatkan keamanan pelanggan maupun petugas.

Transjakarta juga menempatkan petugas untuk membantu sterilisasi jalur untuk meningkatkan kelancaran bus Transjakarta dalam melayani pelanggan.

“Pengamanan di setiap halte dan jalur dilakukan oleh bidang operasional Transjakarta,” tegasnya.

Atas seluruh upaya tersebut, ia meminta masyarakattetap memanfaatkan layanan Transjakarta sebagai angkutan dalam beraktivitas sehari-harinya.

“Warga DKI Jakarta khususnya pelanggan Transjakarta tidak perlu kuatir atau merasa takut bepergian atau beraktifitas, Transjakarta tetap menjalankan seluruh 88 rute koridor dan pengumpan, termasuk rute dari Bekasi, Depok, Ciputat, Serpong dan Tangerang,” katanya.

Selain itu, jumlah bus tetap dioperasikan untuk melayani sesuai jumlah pelanggan.

Budi menambahkan pada setiap bus Transjakarta terdapat petugas layanan bus (PLB) yang melayani pelanggan.

Begitu juga di dalam halte Transjakarta selalu ada petugas layanan halte yang selalu siap membantu setiap pelanggan. Mereka semua melakukan pengawasan maupun kontrol untuk menjamin keselamatan maupun kenyamanan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transjakarta

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top