Antisipasi Sampah Menggunung, 3.000 Petugas di Jakarta Diturunkan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyiagakan sebanyak 3.000 petugas kebersihan selama berlangsungnya musim libur Lebaran.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juni 2017  |  09:36 WIB
Antisipasi Sampah Menggunung, 3.000 Petugas di Jakarta Diturunkan
Petugas Sudin Kebersihan DKI Jakarta membersihkan sampah yang menghambat aliran Kali Sunter Kelapa Gading di Jakarta utara, Kamis (12/2/2015). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyiagakan sebanyak 3.000 petugas kebersihan selama berlangsungnya musim libur Lebaran.

"Walaupun saat ini sedang libur Lebaran, kami memastikan seluruh petugas kebersihan tetap siaga membersihkan Kota Jakarta," kata Kepala DLH DKI Isnawa Adji di Jakarta, Rabu.

Menurut Isnawa Adji, sebanyak 3.000 petugas gabungan itu terdiri atas petugas Petugas Penanganan Prasaran dan Sarana Umum (PPSU) atau yang sering kali disebut sebagai pasukan oranye.

"Selain itu, ada juga petugas dari Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air. Semua petugas kebersihan stand by terus selama libur Lebaran," ujar Isnawa.

Sementara itu, di sisi lain, dia menuturkan pihaknya juga mencatat bahwa volume sampah di wilayah ibu kota mengalami penurunan pada saat Lebaran.

"Pada hari raya Idul Fitri, kami mencatat adanya penurunan volume sampah secara signifikan di wilayah DKI Jakarta," tutur Isnawa Dia mengungkapkan, total volume sampah di seluruh wilayah ibukota mencapai sekitar 3.000 ton pada satu hari atau H-1 menjelang perayaan Lebaran.

"Terjadinya penurunan volume sampah ini disebabkan mulai berkurangnya aktivitas ekonomi dan perdagangan menjelang hari Idul Fitri," ungkap Isnawa.

Berdasarkan data DLH DKI Jakarta, pada H-1 terhitung total volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi sebanyak 3.955 ton.

"Namun pada hari H Lebaran, volume sampah berkurang menjadi hanya 1.200 ton. Artinya, jumlah volume sampah mengalami penyusutan," tambah Isnawa.

Berkurangnya volume sampah tersebut, dia menambahkan, yakni disebabkan banyaknya warga Jakarta yang melakukan aktivitas mudik ke kampung halaman.

"Karena banyaknya warga DKI Jakarta yang mudik ke kampung halaman, maka aktivitas pembuangan sampah yang dilakukan warga juga ikut berkurang. Volume sampah pun menurun," imbuh Isnawa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kadis kebersihan dki

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top