PROYEK MRT JAKARTA: Uji Coba Ditargetkan Juli 2018

Saat ini kami sedang konsentrasi menyelesaikan pembangunan fase I. Sehingga diharapkan uji coba kereta dapat dilaksanakan pada Juli 2018
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 18 September 2017  |  15:32 WIB
PROYEK MRT JAKARTA: Uji Coba Ditargetkan Juli 2018
Suasana pembangunan depo Mass Rapid Transit (MRT) di Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (11/7). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat optimistis pembangunan infrastruktur proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta dapat selesai akhir tahun 2017.

"Saat ini kami sedang konsentrasi menyelesaikan pembangunan fase I. Sehingga diharapkan uji coba kereta dapat dilaksanakan pada Juli 2018," ujarnya di Balai Kota DKI, Senin (18/9/2017).

Dia mengatakan proses uji coba operasional kereta MRT Jakarta akan dilakukan secara simultan. Setelah periode uji coba selesai, pihaknya berharap seluruh armada dapat beroperasi secara maksimal pada 2019 mendatang.

Selain memikirkan penyelesaian dan uji coba fase I dari Lebak Bulus-Bunderan HI, Pemprov DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta juga tengah mengebut finalisasi rencana pembangunan fase II, yaitu dari Bunderan HI hingga ke Kampung Bandan.

Hal itu dapat dilakukan setelah sebelumnya DPRD DKI telah menyetujui pengajuan pinjaman dana untuk pembangunan fase II sebesar Rp22,5 triliun. Djarot juga menyangkal bahwa anggota DPRD DKI yang meminta agar Kementerian Keuangan agar tidak mencairkan pinjaman.

"Tolong bedakan antara statement [pernyataan resmi] dan opini. Ketua DPRD DKI [Prasetio Edi Marsudi]sudah tanda tangan kok. Jadi yang bilang jangan cairkan itu opini saja, gak usah dengerin opini nanti jadi pusing sendiri," tegasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Bisnis.com, hingga Agustus 2017, pengerjaan proyek MRT Jakarta telah mencapai 78,01% antara lain pembangunan struktur bawah tanah 89,27% dan struktur layang 66,86%.

Pembangunan infrastuktur fase 1 MRT meliputi stasiun layang di tujuh kawasan antara lain stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan stasiun Sisingamangaraja.

Sementara pembangunan untuk pengerjaan kontruksi bawah tanah antara lain stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan stasiun Bundaran Hotel Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mrt

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top