2018, Anies Buka Jalur Khusus Rekrut Penyandang Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan merekrut penyandang disabilitas sebagai pegawai Pemerintah DKI mulai tahun depan.
JIBI | 07 Desember 2017 07:12 WIB
Warga penyandang disabilitas dibantu petugas Transjakarta Cares menaiki bus Transjakarta bagi penyandang disabilitas di Gedung Balaikota, Jakarta, Senin (17/4). - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan merekrut penyandang disabilitas sebagai pegawai Pemerintah DKI mulai tahun depan.

"Nanti saya akan beri instruksi kepada seluruh biro, seluruh SKPD untuk merekrut saudara kami penyandang disabilitas bekerja," kata Anies di Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih, Jalan Peta Utara, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (6/12/2017).

Anies menilai banyak penyandang disabilitas yang potensial dan bisa bekerja dan berkarya. Nantinya, Pemprov DKI akan merekrut dan menempatkan mereka sesuai dengan kemampuannya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik DKI Jakarta, pada 2015 tercatat jumlah penyandang disabilitas di Ibu Kota mencapai 6.003 jiwa. Jakarta Selatan menjadi daerah dengan penyandang disabilitas terbanyak, yakni berjumlah 2.290, disusul oleh Jakarta Barat 1.155 jiwa. Kepulauan Seribu menjadi wilayah yang paling sedikit dengan 69 penyandang disabilitas.

Anies mengatakan prosedur perekrutan masih akan dibahas dengan Dinas Sosial dan satuan kerja perangkat daerah lainnya. Dia memastika seleksinya sudah dimulai 2018 melalui tim kecil yang dibentuknya bersama Badan Kepegawaian Daerah DKI.

"Dengan begitu, mereka punya jalur khusus, mekanisme khusus, rekrutmen khusus sehingga mereka bisa kerja di Pemprov DKI," ujarnya.

Isu kesetaran bagi penyandang disabilitas ini pernah mencuat saat masa kampanye. Anies menjanjikan akan memberikan lapangan pekerjaan untuk kaum disabilitas. Selain itu, dia juga berjanji akan menciptakan pelayanan publik yang ramah terhadap kaum disabilitas.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anies baswedan

Sumber : Tempo
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top