Anies Baswedan Pakai Syal Bendera Palestina-Indonesia Saat Temui Warga

Pernyataan sepihak yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pengakuan pemerintahannya atas Yerusalem sebagai Ibukota Israel menuai kritik banyak pemimpin dunia termasuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Nirmala Aninda | 08 Desember 2017 14:36 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi warga di Jakarta Timur, Jumat (8/12/2017). - Bisnis.com/Nirmala Aninda

Bisnis.com, JAKARTA - Pernyataan sepihak yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pengakuan pemerintahannya atas Yerusalem sebagai Ibukota Israel menuai kritik banyak pemimpin dunia termasuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Tidak ketinggalan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menyuarakan simpatinya terhadap Palestina lewat syal bergambar bendera Palestina dan Indonesia yang ia kenakan saat berkunjung ke Jakarta Timur.

Saat ditanya awak media mengenai alasannya mengenakan syal tersebut, Anies mengatakan bahwa ini adalah bentuk dukungannya terhadap warga Palestina dan kritiknya atas kebijakan Presiden Trump.

"Saya mendukung apa yang sudah diungkapkan oleh Presiden Jokowi bersikap tegas terhadap kebijakan Pemerintah Amerika untuk memindahkan kedutaan dan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota," ujarnya di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (8/12/2017).

Anies memilih untuk mengeskpresikan bentuk simpatinya terhadap warga Palestina dengan mengenakan syal bendera tersebut untuk melengkapi busana sadariah yang dikenakan setiap hari Jumat.

"Saya mendoakan semoga ibu-ibu di Palestina tetap melahirkan pejuang, keluarga di Palestina tetap membesarkan pejuang, dan seluruh dunia tetap konsisten membela kemerdekaan bagi Palestina," tukasnya.

Dilansir The Guardian, Presiden Trump menyampaikan pidato singkatnya di Gedung Putih bahwa dia memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Saya telah menetapkan bahwa sekarang saatnya untuk secara resmi mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Sementara, presiden sebelumnya telah membuat janji kampanye besar, mereka gagal menyampaikannya. Hari ini saya yang akan sampaikan," ujar Trump, Kamis (7/12/2017).

Tak hanya itu, Trump juga memutuskan untuk memindahkan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Presiden Jokowi menanggapi hal ini dengan tegas melalui akun Twitter resminya pada Kamis (7/12/2017).

@jokowi: Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Jerusalem sebagai ibu kota Israel. Pengakuan itu melanggar resolusi DK dan Majelis Umum PBB. Saya dan rakyat Indonesia tetap konsisten bersama rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya -Jkw

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anies baswedan

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top