PROYEK MRT JAKARTA: Konstruksi 100% Ditargetkan Februari 2019

Progres pembangunan proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta terus berlangsung.
Feni Freycinetia Fitriani | 20 Desember 2017 16:36 WIB
Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta William Sabandar memberikan penjelasan pada jumpa pers di Jakarta, Rabu (5/7). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Progres pembangunan proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta terus berlangsung.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar megatakan percepatan dilakukan guna mengejar target operasi MRT Jakarta pada Maret 2019 mendatang.

"Kami prediksi konstruksi akan selesai 100% pada Februari 2019. Penyelesaian tersebut untuk jalur layang [flyover] dan bawah tanah [underground]," ujarnya di acara Forum Jurnalis dan Blogger MRT, Rabu (20/12/2017).

Berdasarkan data MRT Jakarta, progres pembangunan infrastruktur secara keseluruhan hingga 15 Desember 2017 mencapai 88,5%. Pembangunan sarana jalur layang atau elevated 82,59%. Sementara itu, untuk jalur underground sudah menyentuh angka 94,59%.

"Sekarang pekerjaan elevated mulai mengejar underground. Progres pembangunan hingga akhir Desember diprediksi mencapai 90,14%," ungkapnya.

William menuturkan untuk tahun depan PT MRT Jakarta tidak lagi memprioritaskan pembangunan konstruksi. Lebih dari itu, pihaknya justru memfokuskan pada pekerjaan di sektor lain.

"Tahun 2018 kami akan fokus pada finalisasi atau finishing touch, misalnya tenant retail stasiun dan arsitektur. Untuk kereta, saat ini sedang dilakukan uji coba atau commissioning di trek yang terletak di pabrik, yaitu Nippon Sharyo Jepang," katanya.

Tag : mrt
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top