Anies: Mulai Besok, Jalan di Depan Stasiun Tanah Abang Ditutup

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal menutup salah satu ruas jalan di kawasan Tanah Abang mulai Jumat (22/12/2017), untuk dikhususkan sebagai area untuk PKL dan pejalan kaki. Satpol PP DKI Jakarta menjamin para PKL yang berjualan di area itu akan bebas dari preman.
Feni Freycinetia Fitriani | 21 Desember 2017 13:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan kartu Ok-Otrip, Kamis (14/12/2017). - Dok. Diskominfotik Pemprov DKI.

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menata kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat mulai besok, Jumat (22/12/2017).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan salah satu ruas jalan di wilayah itu akan ditutup sehingga Pedagang Kaki Lima (PKL) bebas menjual barang dagangannya. "Mulai besok pukul 08.00-18.00 WIB, ruas jalan di depan Stasiun Tanah Abang akan ditutup untuk kendaraan dan dikhususkan untuk pedagang dan pejalan kaki," katanya di Balai Kota DKI, Kamis (21/12/2017).

Anies menuturkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan 400 unit tenda untuk memfasilitasi PKL yang biasa berjualan di sana. Nantinya, tenda PKL akan ditempatkan di satu arah ruas jalan. Sementara itu, di sisi lain ruas jalan akan digunakan untuk mobilisasi bus pengumpan (shuttle bus) Transjakarta.

"Dengan demikian, trotoar 100% digunakan untuk pejalan kaki," ungkapnya.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu mengungkapkan pihaknya akan menerjunkan petugas untuk membantu mengawasi perubahan tata letak di Tanah Abang. Dia menambahkan 400 tenda untuk PKL sudah disiapkan untuk dibangun dan diisi beraneka macam barang dagangan.

Bukan itu saja, Yani menjamin tak akan ada pungutan sepeserpun dari pemerintah kepada pedagang. "Tendanya gratis. Saya pastikan nanti tidak ada lagi namanya preman. Kalau ternyata masih ada preman, kami akan melakukan penindakan," jelasnya.

Tag : tanah abang
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top