Wagub Sandiaga Uno Tinjau Harga dan Pasokan Barang di Kramat Jati

Sandiaga melakukan pemantauan bersama Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi dan Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin di JakGrosir, Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Adapun yang dipantau adalah harga dan pasokan beberapa komoditas seperti beras, daging ayam, daging sapi, dan lainnya.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 11 Januari 2018 14:35 WIB
Warga mengunjungi pasar perkulakan atau pusat penjualan langsung komoditas pangan JakGrosir di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta, Jumat (8/9). - ANTARA/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memantau stabilitas harga dan pasokan pangan di Pasar Kramat Jati.

Sandiaga melakukan pemantauan bersama Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi dan Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin di JakGrosir, Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.‎ Adapun yang dipantau adalah harga dan pasokan beberapa komoditas seperti beras, daging ayam, daging sapi, dan lainnya.‎‎

"Kami datang untuk melihat secara langsung bagaimana layanan JakGrosir untuk pemegang Kartu Jakarta Pintar [KJP]. Selain itu, memastikan stok cukup, daging tadi cukup dan beras juga cukup," kata Sandi, Kamis (11/1/2018).‎

Dia menjelaskan tidak ada kenaikan harga bahan pokok di JakGrosir, yang secara khusus melayani pegawai Pemprov DKI, karyawan PD Pasar Jaya, dan warga penerima KJP ini.

Selain memantau stabilitas harga dan pasokan pangan, Pemerintah Provinsi (DKI) dan stakeholder akan terus berkoordinasi untuk memastikan jalur distribusi lancar.‎

"Kemarin Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia [APPSI] berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah memastikan tidak ada penjual yang menahan barang terutama beras, karena sekarang harganya sudah mencekik buat warga masyarakat di angka yang mendekati Rp13.000 per kg," ujarnya.

Sandi berharap operasi pasar yang digelar dalam dua hari ini bisa menjawab kekhawatiran masyarakat untuk memperoleh harga bahan pokok yang terjangkau. Adapun dalam pantauan operasi pasar ini tercatat‎ harga telur ayam relatif menurun dan harga daging cenderung stagnan.‎

Lebih lanjut, Sandi menyebutkan rencana Pemprov untuk membangun JakGrosir di lima wilayah Jakarta dan satu di Kepulauan Seribu. Pemprov DKI akan memprioritaskan pendirian JakGrosir pada 2018 di Kepulauan Seribu dengan tujuan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Ibu Kota.‎‎

Sementara itu, ‎Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengungkapkan‎ konsep kemitraan distribusi stok pangan secara grosir berbasis aplikasi bernama Ok Oce OYes (Oyes)‎ dapat membantu para pedagang.

Aplikasi pembayaran sekaligus pengantaran secara online ini akan bekerja sama dengan gerakan Ok Oce dan membuka gerai sederhana dengan brand Pap n Mam Mart.‎

Aplikasi yang dapat diunduh di sistem android ini memberi kemudahan bertransaksi para pedagang maupun distributor.

Cara menggunakan aplikasi yaitu dengan membuat akun, mengisi uang secara digital, dan memesan barang.

Adapun harga yang ditawarkan aplikasi tersebut terbilang terjangkau oleh pelaku bisnis.‎‎

"Nah teman-teman nanti bisa bergabung dan ada sarana digital [dan] fasilitas digitalnya sehingga harga bisa lebih terjangkau juga inventory-nya bisa dicukupkan oleh PD Pasar Jaya," kata Arief.

Tag : Jakarta, sandiaga uno
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top