Taman Kota Jadi Pusat Kreativitas Seni Tangsel

Taman Kota 1 di BSD, Tangerang Selatan, menjadi salah satu tempat tujuan wisata yang banyak dikunjungi masyarakat, terutama pada akhir pekan dan hari libur nasional.
Nurudin Abdullah | 23 Januari 2018 01:03 WIB
Ilustrasi taman kota - Reuters/Morris Mac Matzen

Bisnis.com, TANGSEL - Taman Kota 1 di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, menjadi salah satu tempat tujuan wisata yang banyak dikunjungi masyarakat, terutama pada akhir pekan dan hari libur nasional.

Taman seluas sekitar 2,5 hektare dengan 2.000 pohon terdiri dari 60 jenis tanaman yang rindang dan cukup indah karena ditata dengan baik sebagai salah satu paru-paru kota yang harus terus dijaga dan disempurnakan.

Uten Sutendy, Presiden Tangsel Club, mengatakan secara resmi Taman Kota 1 telah diserah-terimakan pengelolaannya oleh perusahaan pengembang Sinar Mas kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

“Taman Kota 1 memiliki posisi yang strategis, yaitu terletak di jantung kota Tangsel, di tengah-tengah pusat peradaban kota ini, sehingga taman harus dikelola dengan konsep penataan taman kota yang lebih jelas," tuturnya pada Senin (22/1/2018).

Menurutnya, tema dan konsep pengembangan Taman Kota 1 harus jelas, termasuk desain arsitektur rencana pembangunan kios yang menjual berbagai kebutuhan pengunjung, termasuk berbagai jenis pertunjukan yang akan digelar di sana.

Dia menyarankan kepada Pemkot Tangsel agar lebih banyak berperan dalam menata dan mengembangkan Taman Kota 1 sehingga nantinya menjadi semacam pusat kreatif seni, tanpa mengurangi fungsinya sebagai taman kota.

“Karena itu Taman Kota harus ditata sesuai dengan tema dan konsep dasar yang ditetapkan, serta dengan prinsif manajemen yang profesional," ujarnya.

Adapun fasilitas Taman Kota 1 BSD meliputi antara lain plaza dan panggungnya, jogging track dan acupuncture walk keliling taman, serta fitness ground, tempat bermain anak, dan kios jajanan.

Sementara itu, Sumantri, warga Kecamatan Setu, Tangsel, mengatakan Taman Kota 1 setalah ditata lagi, hendaknya tetap seperti sekarang, tidak dipungut tiket masuk yang harus dibayar pengunjung, karena fungsi sosialnya sebagai paru-paru kota.

“Taman dengan pohon-pohon rindang yang berjajar rapi, serta rumput dan tanaman hias yang terawat baik, dan tidak terlihat sampah berserakan. Itulah fungsi taman yang persembahan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Tag : tangerang selatan, Taman Kota
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top