Kecelakaan Kerja Rusun Pasar Rumput, Sandi : Ungkap dan Beri Sanksi

Pemprov DKI Jakarta mendesak agar penyelidikan kecelakaan yang terjadi pada proyek rumah susun di Pasar Rumput segera terungkap.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 19 Maret 2018 16:42 WIB
Proyek Rusun Pasar Rumput - Antara/Aprilio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mendesak agar penyelidikan kecelakaan yang terjadi pada proyek rumah susun di Pasar Rumput segera terungkap.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan yang terjadi pada proyek rumah susun (Rusun) Pasar Rumput, Setiabudi, Jakarta Selatan. Adapun kecelakaan tersebut mengakibatkan satu korban di tempat kejadian meninggal.

Menurut Sandi pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pemangku kepentingan lain seperti pengembang, dan kepolisian untuk menyelidiki kecelakaan tersebut.

"Evaluasi dan investigasi sedang berjalan, akan tetapi kami memberikan penekanan karena sudah terjadi berulang kali. [Jadi] tidak hanya evaluasi terus-menerus, harus ada yang bertanggung jawab," kata Sandi, Senin (19/3/2018).

Bila telah ada bukti dan hasil investigasinya, maka orang yang bertanggung jawab tersebut akan terkena sanksi. Selain itu, dia menambahkan, bahwa sanksi tersebut akan diumumkan kepada publik agar tidak terjadi lagi kecelakaan yang serupa.

"Kita investigasi dan pastikan ini tidak terulang lagi di Jakarta. Ternyata menurut laporan yang kami terima sudah kedua kali ini [kecelakaan di proyek Rusun Pasar Rumput] terjadi, di lokasi dan proyek yang sama," ungkapnya.

Pemprov DKI akan memberi bantuan dan santunan kepada keluarga korban proyek tersebut. Adapun beberapa santunan tersebut berupa sepeda dan mukena yang akan diserahkan kepada cucu korban.

Sebelumnya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyampaikan permintaan maaf dan duka yang mendalam kepada keluarga korban atas kejadian jatuhnya besi hollow berukuran 4x4 cm pada Minggu (18/3/2018) dalam proyek Rusun Pasar Rumput. Pihak Waskita akan membantu proses pemakaman korban, Tarmina di Menteng Pulo, Jakarta Selatan, setelah sebelumnya ditangani di Rumah Sakit Ciptomangunkusomo, Jakarta.

Adapun Waskita akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan investigasi atas penyebab jatuhnya besi hollow ukuran 4x4 cm. Lebih lanjut, Waskita menghentikan sementara seluruh kegiatan pembangunan atas proyek Rusun Pasar Rumput.

Hal ini dilakukan manajemen untuk dapat melakukan evaluasi dan investigasi menyeluruh serta mengetahui perbaikan yang perlu dilakukan.

“Kami memutuskan untuk melakukan pemberhentian sementara agar segera bisa melakukan evaluasi dan pembenahan” kata Kepala Divisi I Waskita, IGN Joko Herwanto pada Minggu (18/3/2018).

Tag : rusunawa
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top