Jelang Operasional, Sandi Tambah Posisi Direksi Baru MRT Jakarta

Pemprov DKI Jakarta akan menambah posisi organisasi direksi dan komisaris baru di tubuh PT Mass Rapid Transit Jakarta.
Feni Freycinetia Fitriani | 21 Maret 2018 17:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Pemprov DKI Jakarta akan menambah posisi organisasi direksi dan komisaris baru di tubuh PT Mass Rapid Transit Jakarta.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat menghadiri rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) PT MRT Jakarta di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat.

"Kami mengangkat kembali komisaris dan direksi [PT MRT Jakarta saat ini]. Dengan penambahan satu posisi direksi, yaitu pengembangan dan dukungan bisnis," katanya, Rabu (21/3/2018).

Dia menuturkan penambahan posisi tersebut dilakukan untuk mendukung operasional MRT Jakarta yang akan dimulai pada Maret 2019. Posisi direktur pengembangan dan dukungan bisnis saat ini masih digabung dengan jabatan operasional.

Menurutnya, posisi tersebut cukup vital sehingga sebaiknya dipisah dari bidang operasional yang saat ini diduduki oleh Agung Wicaksono.

Selain direksi, Sandi juga berencana menambah satu posisi komisaris di tubuh badan usaha milik daerah (BUMD) DKI tersebut. Dewan Komisaris akan menunjuk salah satu direksi untuk menjadi pelaksana tugas (Plt.) Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis.

"Saya juga memberi apresiasi pada kerja komisaris dan direksi yang sudah bekerja keras untuk memastikan pekerjaan sesuai target, jadwal, dan anggaran sehingga proyek MRT Jakarta memiliki kualitas prima," imbuhnya.

Seperti diketahui, jabatan direksi PT MRT Jakarta saat ini diisi oleh Direktur Utama William Sabandar, Direktur Konstruksi Silvia Halim, Direktur Operasional dan Pemeliharaan Agung Wicaksono, serta Direktur Keuangan Tuhiyat.

Tag : mrt
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top