Progres Konstruksi Proyek MRT Jakarta Capai 91,86 %

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar memaparkan perkembangan pembangunan konstruksi koridor I fase I Lebak Bulus-Bunderan HI sesuai laporan tahunan perusahaan.
Feni Freycinetia Fitriani | 21 Maret 2018 19:11 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (kanan) dan Direktur Utama Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta William Sabandar mengunjungi lokasi pembangunan proyek MRT di Jakarta, Senin (20/3). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar memaparkan perkembangan pembangunan konstruksi koridor I fase I Lebak Bulus-Bunderan HI sesuai laporan tahunan perusahaan.

“Total pembangunan kontruksi fase I sudah mencapai 91,86 % per 28 Februari. Ini termasuk elevated dan underground," katanya seusai acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2018).

Sementara itu, untuk rencana pembangunan fase II rute Bunderan HI-Kampung Bandan. "Rencananya kami akan memulai groundbreaking pada Desember 2018,” ungkapnya.

PT MRT Jakarta juga membentuk Operation Readiness Working Group untuk mengidentifikasi, membahas, dan mengoordinasi serta memberikan analisis terkait isu yang terjadi di lintas bidang guna memastikan penyelesaian target konstruksi dan kesiapan operasi Maret 2019.

Selain itu, William mengatakan saat ini perusahaan tengah mencari kandidat untuk mengisi posisi direksi baru, yaitu Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis. Meskipun, saat ini perusahaan atau Pemprov DKI belum memberikan nama untuk mengisi jabatan tersebut.

"Belum [ada nama], itu nanti diserahkan kepada direksi dan komisaris. Untuk sementara jabatan tersebut akan dirangkap oleh salah seorang direksi," jelasnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan menambah posisi organisasi direksi dan komisaris baru di tubuh PT MRT Jakarta.

Dia menuturkan penambahan posisi tersebut dilakukan untuk mendukung operasional MRT Jakarta yang akan dimulai pada Maret 2019. Posisi direktur pengembangan dan dukungan bisnis saat ini masih digabung dengan jabatan operasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mrt

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top