Muara Angke Sudah Mulai Bersih dari Sampah

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyatakan kawasan konservasi bakau atau mangrove Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara sudah mulai bersih dari tumpukan sampah.
Newswire | 22 Maret 2018 17:40 WIB
Tumpukan sampah di Teluk Jarta, Kepulauan Seribu - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyatakan kawasan konservasi bakau atau mangrove Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara sudah mulai bersih dari tumpukan sampah.

"Sekarang ini, kondisi di kawasan konservasi mangrove Kali Adem, Muara Angke itu sudah mulai bersih dari sampah. Pelan-pelan, tidak ada lagi sampah yang menutupi kawasan itu," kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Yusen Hardiman di Jakarta, Kamis.

Meskipun demikian, menurut dia, diperkirakan masih ada puluhan ton sampah di kawasan tersebut yang masih harus dibersihkan dan diangkut. Oleh karena itu, pihaknya pun menyatakan masih terus membersihkan sampah-sampah yang ada di kawasan itu.

"Memang kondisinya sudah mulai tidak lagi tertutup sampah, tapi kami perkirakan masih ada banyak sampah di kawasan konservasi itu. Maka dari itu, proses pembersihan dan pengangkutan sampah masih terus kami lakukan," ujar Yusen.

Lebih lanjut, dia menuturkan sejak dilakukannya proses pembersihan pada hari pertama, yakni Sabtu (17/3) hingga Rabu (21/3) kemarin, total sampah yang telah diangkut secara keseluruhan mencapai 100 ton.

"Terhitung sejak Sabtu (17/3) sampai Rabu (21/3) sore kemarin, total sampah yang sudah kami angkut dari kawasan konservasi bakau itu mencapai 100 ton. Sampai dengan hari ini, sampah-sampah juga masih terus dibersihkan," tutur Yusen.

Sementara itu, dia mengungkapkan pihaknya menargetkan proses pembersihan sekaligus pengangkutan sampah di kawasan konservasi bakau Kali Adem itu dapat diselesaikan sebelum akhir pekan ini.

"Kami berupaya mempercepat pembersihan dan pengangkutan sampah di kawasan itu. Kami targetkan kawasan itu sudah bersih sebelum akhir pekan ini, sehingga bisa segera dilakukan penanaman bibit-bibit pohon mangrove," ungkap Yusen.

Sumber : Antara

Tag : sampah
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top