Wagub Sandiaga Resmikan Taman Sisi Barat

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta meresmikan meresmikan Taman Sisi Barat Daya kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat sebagai tempat rekreasi baru di Ibu Kota.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 28 Maret 2018 00:40 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno - ANTARA/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta meresmikan‎ meresmikan Taman Sisi Barat Daya kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat sebagai tempat rekreasi baru di Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, berharap keberadaan taman ini bisa menjadi sebagai tempat berkumpul, berinteraksi, dan menikmati alam Jakarta.‎ "‎Taman yang berada di jantung kota Jakarta ini mudah-mudahan bisa menjadi oase," kata Sandi, Selasa (27/3/2018).

Sandi menjelaskan kehadiran taman ini diharapkan bisa menghadirkan suasana yang berbeda dari hiruk-pikuk Ibu Kota.‎ Dia menambahkan kawasan Monas tidak kalah dengan taman-taman terbuka warga lainnya di dunia seperti Central Park di New York, Amerika Serikat. Adapun taman ini ditunjang oleh pemandangan seperti Monas yang dapat menarik minat anak mudah untuk mengabadikan momen ini di media sosial.‎

"Nanti anak-anak muda bisa kumpul di sini dan ini jadi spot menarik untuk Asian Games," ujarnya.

Dia menyatakan nama taman baru ini akan diperoleh melalui sayembara di akun instagram pribadinya @sandiuno selama dua hari ke depan. Keberadaan taman ini diharapkan dapat meningkatkan pengunjung kawasan Monas hingga mencapai 10.000 wisatawan. ‎

Seperti diketahui, luas taman tersebut sekitar 2.000 m2. Taman Sisi Barat ini pertama kali dibangun pada 2009 di masa pemerintahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sutiyoso atas sumbangan dari perseorangan.‎

Menurut keterangan resmi yang diterima Bisnis, penataan taman dimulai pada pekan pertama Maret 2018.‎ Adapun taman ditata dengan tujuan sebagai berikut:

(1) Memperbaiki fungsi taman dalam rangka tugas pemeliharaan Kawasan Monas.‎

(2) Memperkaya nilai estetika taman Kawasan Monas sehingga dapat menjadi obyek wisata baru di Monas.

(3) Meningkatkan aspek psikologis (tenang/teduh) bagi pengunjung Taman Kawasan Monas.‎

Penataan dilakukan dengan cara swakelola menggunakan anggaran Pemeliharaan Sarana dan Prasarana APBD 2018 dengan memakan biaya sekitar Rp‎18 juta.‎ Dana tersebut digunakan untuk penggantian pompa, perbaikan instalasi listrik, pemasangan lampu taman, sistem sirkulasi air, perbaikan pedestrian, pengecatan dan perbaikan kolam air.

Sementara itu, guna m‎emperindah taman, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta memberikan bibit ikan Nila sebanyak 2.000 ekor dan ikan lele 500 ekor, serta adanya sumbangan tempat sampah dari PLN area Menteng. Taman ini dapat dimanfaatkan masyarakat umum secara gratis dengan tetap menjaga kebersihan dan kerapihan taman.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sandiaga uno

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top