GROUNDBREAKING TOD DUKUH ATAS: Plaza UOB Siap Bangun Interkoneksi

Besarnya potensi ekonomi dari proyek MRT Jakarta, khususnya pembangunan kawasan transit terpadu (transit oriented development/TOD) menarik pengelola gedung perkantoran dan komersial di sekitarnya.
Feni Freycinetia Fitriani | 28 Maret 2018 20:11 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan konstruksi mass rapid transit di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA--Direktur Operasional dan Pemeliharaan Agung Wicaksono mengatakan besarnya potensi ekonomi dari proyek MRT Jakarta, khususnya pembangunan kawasan transit terpadu (transit oriented development/TOD) menarik pengelola gedung perkantoran dan komersial di sekitarnya.

Dia bahkan memberi bocoran sudah ada beberapa pemilik gedung berkomitmen membangun interkoneksi dengan stasiun MRT.

"Gedung UOB sudah menyatakan ingin interkoneksi. Nanti akses stasiun Dukuh Atas akan tersambung dengan food court di sana. Jika sudah selesai, saya jamin suasananya akan terasa seperti di Jepang dan Singapura," katanya, Rabu (28/3/2018).

Meski demikian, dia menuturkan ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum mengeksekusi interkoneksi antara gedung dengan stasiun MRT. Pertama, pemilik atau pengelola gedung wajib mengajukan permohonan kepada Pemprov DKI.

Nantinya, Kepala Dinas terkait akan membahas pengajuan tersebut kepada Gubernur DKI dalam Rapat Pimpinan di Balai Kota. Pemerintah akan memberi jawaban apakah menerima atau menolak permintaan interkoneksi.

Setelah itu, Pemprov DKI akan berdiskusi dengan direksi MRT Jakarta untuk membahas lebih detail persoalan teknis, serta insentif-disinsentif yang akan diberikan.

"Jika semua disetujui, kami akan melakukan perjanjian kerja sama [PKS] dengan pemilik atau pengelola gedung," imbuhnya.

Dia menambahkan aturan terkait interkoneksi akan dimasukkan ke dalam dokumen rancang bangun kota atau masterplan TOD Dukuh Atas. Saat ini, baik Pemprov DKI dan MRT Jakarta masih menggodok draf dokumen yang akan menjadi acuan pembangunan detail kawasan TOD Dukuh Atas.

Rencananya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan melaksanakan peletakan batu pertama atau ground breaking proyek TOD Dukuh Atas. prosesi grounbreaking akan dipusatkan di gedung bekas Pasar Blora yang berlokasi dekat stasiun Sudirman, Jakarta Pusat.

Menurutnya, Gubernur akan memaparkan hal-hal yang akan dilakukan Pemprov DKI dan MRT Jakarta dalam proyek TOD tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mrt

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top