Hipmi Jaya Cetak Kader yang Siap Hadapi Industri 4.0

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia menggelar pendidikan dan pelatihan kader organisasi tingkat daerah 2018 untuk bersiap menghadapi era industri 4.0.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 13 April 2018 06:23 WIB
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (Hipmi Jaya) Afifudin Suhaeli Kalla berdiskusi bersama redaksi saat berkunjung ke Kantor Bisnis Indonesia, di Jakarta, Kamis (22/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia menggelar pendidikan dan pelatihan kader organisasi tingkat daerah 2018 untuk bersiap menghadapi era industri 4.0.

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (Hipmi Jaya) menggelar pendidikan dan pelatihan kader organisasi tingkat daerah (Diklatda) 2018 di Ritz Charlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (12/4/2018). Adapun acara yang memiliki tajuk Partisipasi Pengusaha Muda Jakarta Menuju Indonesia 4.0 tersebut diharapkan bisa menciptakan para kader dan pengusaha yang profesional, tangguh, dan memiliki sikap negarawan.

Ketua Umum Hipmi Jaya Afifuddin Suhaeli Kalla mengatakan perubahan teknologi di dunia sangat cepat sehingga para pengusaha dituntut agar segera bisa menyesuaikan kemampuannya sesuai dengan zaman. Pasalnya, revolusi industri keempat merupakan hal yang tidak bisa dihindari dan sudah hadir di depan mata.

"Kalangan pengusaha muda bisa memanfaatkan teknologi yang ada untuk kemajuan dan kehidupan masyarakat yang lebih baik," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (12/4/2018).

Afifuddin menambahkan kehadiran industri 4.0 harus disikapi dengan bijak oleh para pengusaha. Para pengusaha diharuskan tidak bersikap apatis terhadap teknologi yang berkembang saat ini.

Oleh karena itu, dalam kesempatan Diklatda ini para pengusaha akan diperkenalkan secara langsung tentang apa itu revolusi industri 4.0.

"[Hipmi Jaya] berkewajiban memberi diklat [kepada] para kader [Hipmi] tingkat daerah, agar mempunyai strategi yang mumpuni untuk menghadapi [revolusi industri keempat]," terangnya. 

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap anggota Hipmi Jaya bisa membantu menggerakkan perekonomian negara.

"Kami berharap Diklatda ini akan membekali teman-teman anggota Hipmi Jaya dengan kemampuan dalam artian competence, skill, dan network yang memungkinkan untuk menggerakkan perekonomonian," tuturnya.

Menurut Anies, keberadaan generasi muda di dunia usaha merupakan gagasan, terobosan, dan pendekatan baru. Dia berharap perputaran ekonomi di Ibu Kota semakin dinamis seiring bertambahnya kader-kader Hipmi Jaya.

"Kita semua tahu teman-teman di Hipmi Jaya adalah orang-orang yang berani. Tidak ada yang berada di dunia entrepreneurship tanpa memiliki keberanian untuk menghadapi masalah dengan inovasi," lanjut Anies.

Dengan demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berjanji untuk mendukung dan memfasilitasi Hipmi Jaya dan pengusaha muda di DKI Jakarta. Harapannya, kerja sama yang ada selama ini dapat diteruskan dan ditingkatkan untuk mendongkrak perekonomian mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tag : dki jakarta, hipmi jaya
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top