Pemprov DKI Siap Lepas Saham, Delta Djakarta Bagikan Dividen Rp298 Miliar

Emiten produsen minumal beralkohol PT Delta Djakarta Tbk. (DLTA) membagikan dividen tunai senilai Rp208 miliar.
Feni Freycinetia Fitriani | 25 April 2018 19:11 WIB
PT Delta Djakarta Tbk., - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten produsen minumal beralkohol PT Delta Djakarta Tbk. (DLTA) membagikan dividen tunai senilai Rp208 miliar.

Financial Planning and Investor Relations PT Delta Djakarta Tbk. Poltak Siahaan mengatakan hal itu telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham(RUPS) Tahunan 2018.

"[RUPS] Menyetujui penggunaan Rp208 miliar dividen tunai dari laba bersih perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2017," katanya dalam acara Public Expose di Hotel Pullman, Rabu (25/4/2018).

Dia mengatakan dividen tersebut untuk dibagian kepada pemegang saham setara dengan Rp260 per saham sesuai Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 8 mei 2018 pukul 16.00 wib dan akan dibayarkan pada 24 Mei 2018.

Berdasarkan laporan keuangan 2017, DLTA berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp 279,7 miliar. Angka itu naik 10,25% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebesar Rp253,7 miliar.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kinerja perusahaan sepanjang tahun lalu. Meski demikian, dia melakukan review internal terhadap posisi Pemprov DKI di portofolio perusahaan produsen bir tersebut.

Pasalnya, santer terdengar bahwa Anies Baswedan dan Sandi akan melepas kepemilikan saham pemerintah di DLTA.

"Tahun lalu kami terima deviden sekitar Rp40 miliar dan akan dibayarkan di RUPS ini," katanya.

Porsi saham yang dimiliki Pemprov DKI mencapai 26,25%. Nilai itu yang merupakan gabungan antara 23,34% saham Pemprov DKI dan 2,91% milik Badan Pengelola Investasi dan Penyertaan Modal Jakarta. Pemprov DKI telah memiliki saham tersebut sejak 1970.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Delta Jakarta

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top