Anies: Hasil Penjualan Saham di Delta untuk Pembangunan Ibu Kota

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan melepas saham PT Delta Djakarta Tbk untuk biaya pembangunan Ibu Kota.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 16 Mei 2018 22:22 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Wakil Gubernur Sandiaga S. Uno. - Antara/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan melepas saham PT Delta Djakarta Tbk untuk biaya pembangunan Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan keputusan itu diambil dengan pertimbangan yang panjang.

"Pemprov DKI memastikan melepas 26,25% saham di perusahaan PT Delta Djakarta," kata Anies pada Rabu (16/5/2018).

Dia menegaskan penjualan saham ini tidak hanya akan menjadi wacana. Pemprov DKI berkomitmen menggunakan dana dari penjualan saham ini untuk menggenjot pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Adapun beberapa rencana yang ingin dilakukan Pemprov DKI seperti proyek penciptaan lapangan pekerjaan, mendorong pembangunan fasilitas pendidikan, dan meningkatkan kualitas kesehatan.

Menurutnya, dengan penjualan saham ini diperkirakan dana yang terkumpul bisa mencapai Rp1 triliun. Dia memperhitungkan untuk mendapatkan dana sebesar tersebut, Delta memerlukan waktu hingga 30 tahun karena saat ini kontribusi terhadap Pemprov DKI rata-rata Rp38 miliar.

"Kita berharap bahwa proses pelepasan ini akan berjalan dengan lancar, mudah mudahan dalam waktu singkat ini bisa tuntas," tambahnya.

Anies mengungkapkan bahwa saat ini San Miguel yang merupakan pemilik 53% di Delta telah menunjukkan minat untuk membeli saham Pemprov DKI. "Prosesnya perlu persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Kita kirimkan suratnya ke sana dan nanti kita jalani proses formalnya."

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S. Uno memastikan penjualan saham itu mengikuti peraturan dan perundangan yang berlaku. Selain itu, Pemprov DKI berkomitmen memberi informasi terkait dengan hal ini secara transparan kepada publik.

"Salah satu juga yang menjadi landasan dari keputusan untuk melepas [saham] adalah diskusi kita dengan mitra yang selama ini menyatakan bahwa mereka ingin ekspansi. Akan tetapi, karena posisi Pemprov DKI tidak bisa menambah investasinya di Delta, mereka belum bisa berkembang," ujarnya.

Tag : pemprov dki, delta djakarta
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top