Undang Pendiri Traveloka, Sri Mulyani Minta Bantuan Perbaiki Biaya Perdin PNS

Sri Mulyani juga mengemukakan dalam era teknologi yang semakin maju, pemerintah dapat belajar dan menggunakan teknologi untuk memperbaiki kualitas belanja pemerintah. Salah satunya dalam poin perjalanan dinas yang hingga saat ini masih tercatat menjadi salah satu belanja pemerintah yang cukup besar.
Ipak Ayu H Nurcaya | 18 Mei 2018 14:36 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers mengenai kinerja APBN 2018 di kantor Kementerian Keuangan, Kamis (17/5). - ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA — Dalam unggahan akun Instagram @smindrawati terbaru, dirinya menuliskan baru saja menggelar pertemuan dengan para pendiri Traveloka.

Sri Mulyani mengemukakan dalam pertemuan tersebut, dirinya mendapat cerita yang lengkap tentang asal mulanya Traveloka dibangun pada enam tahun lalu.

"Kesempatan baik ini kami gunakan untuk mendengar, memahami, dan bahkan bertanya mengenai karakter, dan tantangan bisnis dan pelaku bisnis Indonesia dalam menghadapi persaingan dan upaya mengembangkan usaha tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah global," katanya dikutip, Jumat (18/5/2018).

Sri Mulyani mengemukakan pemerintah akan terus mendukung industri berbasis kreatif berbasis teknologi informasi yang dapat menjadi penggerak ekonomi bangsa.

Dirinya menilai Traveloka yang mampu menyerap tenaga kerja hingga 2.000 orang kini sudah mampu menjadi unicorn pelaku bisnis digital yang berkembang pesat.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini pun menyatakan kebanggaannya karena Traveloka mampu menjadi wakil bangsa di level Internasional.

Tak hanya itu, Sri Mulyani juga mengemukakan dalam era teknologi yang semakin maju, pemerintah dapat belajar dan menggunakan teknologi untuk memperbaiki kualitas belanja pemerintah. Salah satunya dalam poin perjalanan dinas yang hingga saat ini masih tercatat menjadi salah satu belanja pemerintah yang cukup besar.

Dirinya mengharapkan, perusahaan sejenis Traveloka dapat berkontribusi melakukan penelitian mengenai pola dan besaran perjalanan dinas pemerintah, dan memberikan masukan serta solusi agar pemerintah dapat lebih efisien dan akuntabel dalam mengelola belanja perjalanan dinas ini.

"Saya percaya dengan terus belajar, mendengarkan dan berinteraksi dengan pelaku ekonomi kreatif digital pemerintah dapat memperbaiki serta berinovasi agar tata kelola dan kinerja yang lebih bersih, efisien, profesional, dan melayani," ujar Sri Mulyani.

Pada akhir unggahannya, Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa Traveloka bukan satu-satunya perusahaan berbasis teknologi digital yang pernah diundang Kementerian Keuangan. Langkah ini, menurutnya tidak lain agar setiap kebijakan pemerintah mampu beriringan dengan perkembangan zaman yang ada.

Tag : sri mulyani
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top