Libur Lebaran 2018: Hanya 10% Pasukan Oranye Libur, 90% Siap Siaga

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup akan menyiagakan petugas kebersihan atau Pasukan Oranye ketika Lebaran.
Regi Yanuar Widhia Dinnata | 13 Juni 2018 07:31 WIB
Petugas Sudin Kebersihan DKI Jakarta membersihkan sampah yang menghambat aliran Kali Sunter Kelapa Gading di Jakarta utara, Kamis (12/2/2015). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup akan menyiagakan petugas kebersihan atau Pasukan Oranye ketika Lebaran.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, sebagian besar Pasukan Orange DLH saat Lebaran ini tetap bertugas. DIa menyebutkan hanya sekitar 10% petugas yang diizinkan mudik Lebaran.

“Sisanya tetap bertugas,” kata Isnawa dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Selasa (12/6/2018).

Menurutnya, kebijakan memperbolehkan sebagian personel kebersihan mengambil cuti karena saat libur Lebaran timbulan sampah sedikit menurun. Selain itu, sampah hanya menumpuk di tempat-tempat tertentu seperti di lokasi digelarnya salat Idulfitri dan tempat wisata.

Dia menyampaikan bahwa pada dasarnya Pasukan Oranye DLH ini dibolehkan untuk mudik bagi yang mengajukan dan terdata. “Prinsipnya tidak boleh ada kekosongan di lokasi tugas yang menjadi tanggung jawab. Namun, khusus wilayah Jakarta Pusat pada hari H semua petugas disiagakan karena merupakan kawasan ring 1,” ujarnya.

Isnawa menjelaskan bahwa DLH telah membuat jadwal piket para pejabat selama libur lebaran untuk memastikan penanganan kebersihan di darat, badan air, dan tempat pengolahan sampah tetap berjalan optimal. Pendukung operasional seperti unit storing kendaraan dan bengkel juga tetap bertugas. Command Center Dinas Lingkungan Hidup juga diatur selalu ada petugas piket, sehingga pengendalian penanganan sampah Ibu Kota tetap berjalan dan terpantau.

DLH juga melakukan antisipasi khusus penanganan kebersihan di pusat-pusat keramaian malam takbiran di sebanyak 726 lokasi salat Idulfitri dan tempat-tempat wisata. “Kami optimalkan roadsweeper [mobil penyapu jalan otomatis], truk sampah compactor, dan kendaraan lintas atau patroli sampah untuk menyisir timbulan-timbulan sampah di ibukota,” ungkapnya.

Tag : kebersihan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top