Anies Tunjuk Mantan Direktur Pertamina jadi Dirut Baru Jakpro

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melalui Badan Pembinaan BUMD (BP-BUMD) DKI Jakarta telah melakukan pergantian jajaran direksi dan komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Feni Freycinetia Fitriani | 10 Juli 2018 18:53 WIB
Direktur Pengolahan Pertamina Toharso (dari kiri), Direktur SDM, Teknologi Informasi dan Umum Dwi Wahyu Daryoto, dan Direktur Hulu Syamsu Alam - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melalui Badan Pembinaan BUMD (BP-BUMD) DKI Jakarta telah melakukan pergantian jajaran direksi dan komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Pergantian tersebut telah disepakati dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB) di kantor Jakpro di Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (10/7/2018).

Anies telah menunjuk Dwi Wahyu Daryoto sebagai Direktur Utama PT Jakpro menggantikan Satya Heragandhi.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) BUMD DKI sekaligus Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Irham Dilmy membenarkan informasi tersebut.

"Betul [ada pergantian Dirut Jakpro]. Tadi siang baru dilaksanakan [RUPS LB]," ujarnya ketika dikonfirmasi Bisnis, Selasa (10/7/2018)

Selain posisi Dirut, salah satu Komisaris yaitu Jimmy Siswanto diganti posisinya oleh Daryanto.

Dia menuturkan pergantian tersebut sudah melalui proses tes kelayakan yang dimulai sejak pertengahan Maret lalu.

"Pasti [sudah melalui fit and propher test] dan harus demikian]," ungkapnya.

Berdasarkan catatan Bisnis, Daryoto Wahyu Daryoto sebelumnya sempat duduk sebagai Direktur Manajemen Aset PT Pertamina Persero.

Posisinya di BUMN tersebut diganti oleh Menteri Rini Soemarno bersamaan dengan Elia Massa Manik yang kala itu menjabat sebagai Direktur Utama.

Irham membeberkan alasan pemilihan Daryoto sebagai pimpinan di Jakpro meskipun core bisnis Pertamina dan BUMD DKI tersebut jauh berbeda.

Meski Daryoto hanya sebentar di Pertamina, dia menilai banyak capaian yg dihasilkan. Menurutnya, Daryoto memahami dunia bisnis luar dalam karena belama di dunia consulting internasional, yaitu Pricewaterhouse Coopers.

"Keahlian dalam manajemen transformasi menjadi kelebihan utamanya," jelas Irham.

Sebagai informasi, Satya Heragandhi terpilih menjadi Direktur Utama PT Jakpro pada 2016. Dia menggantikan Abdul Hadi.

Sejak memimpin Jakpro, Satya diberi tanggung jawab menyelesaikan proyek penugasan untuk Asian Games 2018, yaitu pembangunan kereta ringan (light rail transit/LRT)b, arena balap sepeda Velodrome, dan arena berkuda Equestrian.

Tag : pemprov dki, jakpro
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top