Tinjau Trotoar Sudirman-Thamrin, Anies Pastikan Kondisinya Lurus dan Mulus

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan dan satuan kerja perangkat daerah DKI Jakarta meninjau langsung lokasi penataan pada Minggu (22/7/2018) siang.
Feni Freycinetia Fitriani | 22 Juli 2018 20:56 WIB
Kendaraan melintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (27/6/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan dan satuan kerja perangkat daerah DKI Jakarta meninjau langsung lokasi penataan pada Minggu (22/7/2018) siang.

Peninjauan dilaksanakan dengan rute Balaikota – Jalan MH Thamrin – lalu berhenti di trotoar Bundaran Hotel Indonesia dengan menaiki Jembatan Penyeberangan Orang - Jalan Jenderal Sudirman - dan mengakhiri tinjauan di trotoar depan Hotel Le Meridien.

“Sekarang sudah lurus, segala macam potensi belokan-belokan sudah tidak ada," kata Anies seperti dikutip dalam siaran pers, Minggu (22/7/2018).

Dia menuturkan jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sekarang masih ada di dekat Bundaran HI nanti akan diturunkan. Nantinya warga bisa merasakan jalan Thamrin tanpa ada JPO. Selanjutnya, di sekitar Bundaran HI akan tampak Patung Selamat Datang.

Anies mengungkapkan patung tersebut dulu dibangun untuk mengucapkan selamat datang kepada para peserta Asian Games Tahun 1962.

"Sekarang, semua yang lewat dari jalan Thamrin ke arah Sudirman akan bisa melihat patung ini juga seperti semula. Jalan ini sudah rapi saat nanti Asian Games,” jelasnya.

Penataan jalan dan trotoar koridor Jalan Sudirman – Jalan MH Thamrin merupakan Fase I dari penataan jalan dan trotoar yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Untuk Fase I yang ditargetkan rampung secara keseluruhan pada Juli 2018, penataan yang telah dilakukan, yaitu lajur jalan sudah terbentuk lurus, permukaan mulus dan bersih. Trotoar di beberapa segmen (Kawasan Gelora Bung Karno, Bendungan Hilir – Dukuh Atas, Hotel Indonesia) sudah terbentuk lebar, nyaman dan ramah disabilitas.

Sebagian trotoar lainnya menggunakan eksisting dengan perapihan dan beautifikasi, juga tersedia beberapa fasilitas pendukung berupa pohon dan taman, halte bus, lampu jalan dan trotoar, dan jalur sepeda.

Pemprov DKI Jakarta berupaya menata kota dengan kondisi jalan dan trotoar yang ramah bagi warganya. Penataan jalan dan trotoar koridor Jalan Jenderal Sudirman – Jalan MH Thamrin pun terus berlangsung yang merupakan pengerjaan jangka panjang.

Untuk diketahui, penataan jalan dan trotoar koridor tersebut tidak dikhususkan untuk Asian Games XVIII. Namun, dengan adanya gelaran pesta olahraga Asia di Ibu Kota Jakarta pada tahun ini, Pemprov DKI Jakarta mempercepat pelaksanaan pekerjaan untuk beautifikasi, dengan menargetkan lajur jalan terbentang lurus, permukaannya mulus dan bersih.

Selama pelaksanaan Asian Games, kegiatan penataan jalan dan trotoar akan dihentikan sementara yang akan dilanjutkan kembali setelah Asian Games usai sampai dengan berakhirnya masa kontrak kontraktor pelaksana (pertengahan tahun 2019).

Adapun pelaksana kegiataan dan pembagian area kerja fase I sebagai berikut:

1. PT Mitra Panca Persada dengan kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya:

Segmen Patung Pemuda – Kali Krukut, kontrak s.d. Mei 2019, Milestone I area GBK s.d. Juli 2018.

2. PT Keppel Land Investama dengan kontraktor pelaksana PT Jaya Konstruksi:

Segmen Kali Krukut – Dukuh Atas, kontrak s.d. September 2018.

3. PT MRT Jakarta dengan sejumlah kontraktor pelaksana:

Penataan dilakukan di sekitar area lima stasiun, yakni Stasiun MRT Senayan, Stasiun MRT Istora, Stasiun MRT Bendungan Hilir, Stasiun MRT Setiabudi, dan Stasiun MRT Bundaran HI. Pagar lokasi pekerjaan MRT Jakarta akan ditutup dengan banner Asian Games. Kontrak sampai dengan Maret 2019.

Tag : Asian Games 2018
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top