Asian Games 2018 Berakhir, MRT Jakarta Lanjutkan Konstruksi

PT Mass Rapid Transit Jakarta kembali melanjutkan beberapa pekerjaan Fase I Lebak Bulus-Bundaran HI yang sempat tertunda akibat perhelatan Asian Games 2018.
Feni Freycinetia Fitriani | 05 September 2018 08:32 WIB
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase I, Senin (11/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mass Rapid Transit Jakarta kembali melanjutkan beberapa pekerjaan Fase I Lebak Bulus-Bundaran HI yang sempat tertunda akibat perhelatan Asian Games 2018.

Corporate Secretary PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatuah mengatakan pekerjaan yang harus diselesaikan di koridor jalan Sudirman di antaranya pembangunan pintu masuk (entrance), Cooling Tower, dan Ventilation Tower stasiun bawah tanah MRT Jakarta dan trotoar.

Dia menuturkan untuk proyek di Stasiun Senayan khususnya di sisi barat (depan Ratu Plaza) masih ada area pekerjaan konstruksi.

"Akan disediakan jalur sementara khusus pejalan kaki di antara Ratu Plaza dan area konstruksi," katanya dalam siaran pers, Rabu (5/9/2018).

Sementara itu, di sisi timur, pejalan kaki dapat menggunakan trotoar yang telah dibangun. Lajur jalan kendaraan tidak berkurang, yaitu empat lajur kendaraan bermotor dan satu lajur busway Transjakarta.

Pekerjaan di stasiun Istora yaitu di sisi barat atau depan kompleks Stadion Gelora Bung Karno, pejalan kaki dapat menggunakan trotoar yang telah dibangun.

Adapun, di sisi timur atau depan Gedung Bursa Efek Jakarta masih ada pekerjaan konstruksi. Untuk itu, MRT Jakarta akan sediakan jalur sementara khusus pejalan kaki di depan Gedung BEJ.

Sementara itu, di stasiun Bendungan Hilir sisi timur atau depan Gedung Sampoerna Strategic masih ada pekerjaan konstruksi. Akan disediakan jalur sementara khusus pejalan kaki di depan Gedung Sampoerna Strategic.

"Sedangkan di depan Gedung World Trade Center, pejalan kaki dapat menggunakan trotoar telah dibangun," lanjutnya.

Pekerjaan di stasiun Setiabudi terletak di depan Mid Plaza dan Wisma Nugraha Santana akan disediakan jalur sementara khusus pejalan kaki. Di sisi timur atau depan Gedung Chaze Plaza, Prudential Tower, dan Indofood Tower pejalan kaki dapat menggunakan trotoar yang sudah dibangun.

"Pekerjaan ini akan berlangsung mulai 5 September 2018 hingga Maret 2019. Rencana ini telah dikoordinasikan dan disetujui oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Kami akan berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait pada saat penerapan rekayasa lalu lintas di koridor Jalan Sudirman," jelas Tubagus.

Tag : mrt
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top