Pemprov DKI Percepat Proses Pemasaran Peserta OK OCE

Dinas Koperasi dan UMKM DKI Jakarta berjanji mempercepat tahap P5 atau pemasaran peserta OK OCE.
Feni Freycinetia Fitriani | 21 September 2018 09:54 WIB
Pealku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Ibu Kota di ajang Asian Games 2018./JIBI/BISNISFeni Freycinetia -

Bisnis.com, JAKARTA - Dinas Koperasi dan UMKM DKI Jakarta berjanji mempercepat tahap P5 atau pemasaran peserta OK OCE.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM DKI Jakarta Irwandi mengatakan percepatan tersebut dilakukan agar pelaku usaha dapat menerima kredit dari Bank DKI.

"Kami akan percepat untuk tahap pemasaran. Targetnya mereka sudah punya usaha dan diberi tempat berjualan. Dari situ Bank DKI bisa menyalurkan kredit," katanya ketika dihubungi, Jumat (21/9/2018).

Dia menuturkan pelaku OK OCE yang sudah masuk tahap P5 pemasaran dan berpeluang mendapat akses permodalan baru mencapai 3.000 peserta.

Irwandi menargetkan peningkatan 50%-60% peserta OK OCE memiliki tempat usaha hingga akhir 2018. Dia tak menampik salah satu kendala Bank DKI sulit memberikan akses kredit karena pelaku UKM belum mempunyai sarana pemasaran yang mumpuni, khususnya tempat usaha.

Adapun, bantuan modal yang dapat diberikan sebesar Rp5 juta-Rp10 juta per pelaku usaha.

"Kalau perbankan memang syarat-syaratnya sangat ketat sebelum memberi kredit. Kami inginnya pelaku OK OCE mendapat bantuan modal dari Bank DKI, tetapi kami juga cari dari pihak lain seperti Lembaga Dana Bergulir Pemerintah," jelasnya.

Seperti diketahui, ada 7 yang harus dilalui pelaku usaha OK OCE. P1 adalah pendaftaran, P2 pelatihan, P3 pendampingan, P4 perizinan, P5 pemasaran, P6 pelaporan keuangan dan P7 permodalan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov dki, anies baswedan

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top