Wisma Atlet Kemayoran Disewakan? Ini Jawaban Kementerian

Beredar isu Wisma Atlet Kemayoran akan disewakan ke publik, namun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membantah.
| 20 Oktober 2018 05:35 WIB
Tampak di kejauhan kawasan Wisma Atlet, Kemayoran. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA ­– Beredar isu Wisma Atlet Kemayoran akan disewakan ke publik, namun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membantah dugaan tersebut, karena saat ini belum ada kebijakan yang dikeluarkan oleh Sekretariat Negara (Setneg) yang mempunyai wewenang.

Dirjen Penyediaan Perumahan yang juga menjabat Plt Dirjen Pembiayaan Perumahan, Khalawi Abdul Hamid mengatakan wisma Atlet Kemayoran merupakan aset Setneg, sehingga pimpinan tertinggi yang akan memutuskan termasuk pengelolanya.

"Saat ini belum diputuskan untuk disewakan karena masih tahap pembahasan,” ujarnya kepada Bisnis di Jakarta, Jum’at (19/10/2018).

Kementerian PUPR hanya bertugas membangun Wisma Atlet Kemayoran untuk keperluan Asian Games dan Asia Para Games.

Anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan dalam rangka event Asian Games sejumlah Rp3,787 triliun dan untuk revitalisasi event Asian Para Games Rp152,9 miliar.

Adapun selanjutnya Wisma Atlet Kemayoran akan diserahkan Kementerian PUPR kepada Setneg seusai Asian Para Games.

Wisma Atlet Kemayoran merupakan bangunan yang difungsikan untuk menampung atlet yang mengikuti kejuaraan Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018.

Hunian tersebut memiliki sepuluh tower dengan total 7.426 unit, tujuh tower berada di C10 sebanyak 5.494 unit dan tiga tower berada di C2 sebanyak 1.932 unit.

Hunian tersebut bertipe 36, lengkap dengan furniture sekelas apartemen, ujarnya.

Tag : WISMA ATLET
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top