Taufik Makin Percaya Diri Bakal Jadi Wagub DKI

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M. Taufik tampaknya kian percaya diri bakal mengisi kekosongan kursi jabatan Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.
JIBI | 22 Oktober 2018 07:53 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhamad Taufik - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M. Taufik tampaknya kian percaya diri bakal mengisi kekosongan kursi jabatan Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

Saat ditemui di rumah pemenangan Prabowo - Sandiaga di Jalan HOS Cokroaminoto Sabtu (20/10/2018) malam, Taufik mengaku siap mendampingi Anies Baswedan memimpin kota megapolitan itu sebagai Wagub DKI Jakarta.

"Insya Allah siap DKI 2. Gerindra nanti yang menang," kata Taufik di sela-sela obrolannya bersama para relawan Prabowo - Sandiaga. Senyum Taufik malam itu menyimpul. Jawaban mantan terpidana korupsi itu juga langsung dilontarkan sesaat setelah pertanyaan bergulir.

Taufik adalah calon DKI 2 yang diusung DPD Partai Gerindra di kota itu. Namanya sempat ditandingkan dengan ponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Rahayu adalah politikus Partai Gerindra yang kini menduduki kursi parlemen Dewan Perwakilan Rakyat di Senayan.

Nama Rahayu diajukan karena sosoknya dianggap mewakili kaum milenial dengan pemikiran-pemikiran yang segar dan aktual. Sosok Rahayu juga dinilai kuat lantaran kiprahnya di bidang sosial sebagai aktivis kemanusiaan cukup populer.

Namun, Taufik menangkal nama tandingan ini. Dia mengklaim Partai Gerindra sudah pasti mengusungnya.

"Saya sih sudah sampaikan keputusan DPD Pak Prabowo," kata Taufik.

Prabowo, sang Ketua Umum Partai Gerindra, memang memiliki wewenang untuk memutuskan nama calon pengganti Sandiaga Uno di kursi Wagub DKI dari Partai Gerindra.

M. Taufik pun mengungkapkan bahwa Prabowo tersenyum mendengar pemaparan Taufik tentang keputusan DPD.

Menurut dia, senyum tersebut adalah sinyal positif. "Insya Allah oke. Senyum Pak Prabowo, dari Gerindra 1 PKS 1," tutur Taufik.

Selanjutnya, M Taufik mengatakan mekanisme penentuan nama Wagub DKI menjadi wewenang DPRD DKI. Konon, bila PKS sudah memutuskan nama, dewan akan membentuk panitia pemilihan wkail gubernur.

Sumber : Tempo

Tag : pemprov dki, gerindra
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top