Anies Tunjuk Direktur Operasional MRT jadi Dirut Transjakarta

Pemprov DKI Jakarta kembali merombak jajaran direksi badan usaha milik daerah (BUMD). Kali ini, Gubernur DKI Anies Baswedan mengganti pucuk pimpinan PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta.
Feni Freycinetia Fitriani | 29 Oktober 2018 20:29 WIB
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan bersama jajaran PT Transjakarta meresmikan armada bus bertema Ibuku Perempuan Tangguh di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/4).-JIBI - Feni Freycinetia Fitriani

Bisnis.com, JAKARTA--Pemprov DKI Jakarta kembali merombak jajaran direksi badan usaha milik daerah (BUMD). Kali ini, Gubernur DKI Anies Baswedan mengganti pucuk pimpinan PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta.

Posisi Direktur Utama yang dipegang oleh Budi Kaliwono digantikan Agung Wicaksono. Agung sendiri sebelumnya merupakan Direktur Operasional PT MRT Jakarta.

Kepala Badan Pembinaan BUMD DKI dan Penanaman Modal DKI Yurianto mengatakan pergantian direksi PT Transjakarta dilakukan untuk penyegaran direksi dan melengkapi posisi  personel manajemen yang masih kosong. 

“[Kami rombak jajaran direksi Transjakarta] agar BUMD ini dapat melayani masyarakat lebih efektif dan efisien,” kata Yurianto di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (29/10/2018).

Dia mengatakan pergantian direksi PT Transjakarta diputuskan melalui Rapat Usaha Pemegang Saham Luar Biasa  Sirkuler yang digelar hari ini di kantor BP BUMD dan PM DKI yang terletak di kompleks Balai Kota DKI.

Dalam RUPS LB Sirkuler tersebut juga dilakukan serah terima jabatan (sertijab) antara Dirut PT Transjakarta yang lama, Budi Kaliwono kepada Agung Wicaksono. 

Selain memecat Budi, Pemprov DKI sebagai pemegang saham utama juga memberhentikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI, Andri Yansyah dari jabatannya sebagai Komisaris. 

Pemerintah lantas menunjuk Danang Parikesit sebagai Komisaris, Welfizon Yuza sebagai Direktur Keuangan dan Achmad Izzul Waro sebagai Direktur Pelayanan dan Pengembangan Bisnis Transjakarta.

Welfizon sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis sementara itu Izzul Waro berstatus sebagai anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bentukan Anies.

Yuri menuturkan pergantian tersebut diharapkan untuk membuat sinergi yang lebih baik dalam pengintegrasian antar moda di Jakarta.

"Kami berharap susunan direksi Transjakarta baru dapat mengintegrasikan semua moda berbasis jalan dan berbasis rel, serta untuk memperkuat sinergi antar BUMD sehingga memotivasi pegawai untuk memiliki kinerja lebih baik lagi ke depan,” jelasnya.

Hal tersebut juga menangkis isu soal kinerja Budi Kaliwono yang tidak maksimal selama tiga tahun menjalankan tugasnya sebagai Dirut PT Transjakarta. Menurutnya, Budi telah meletakkan landasan transportasi publik di Jakarta dengan sangat baik.

“Saya berterima kasih kepada pak Budi Kaliwono dalam mengelola PT Transjakarta dari 2016 sampai dengan sekarang. Sehingga, transportasi di Jakarta semakin baik dan terintegrasi. Untuk direksi yang baru, saya harapkan dapat menyelesaikan pekerjaan rumah, seperti pembinaan pegawai dan pengelolaan asset,” ucapnya.

Berdasarkan data Pemprov DKI, Transjakarta mampu menaikkan penumpang dari 420 ribu per hari menjadi 721 ribu penumpang per hari.

Dengan kata lain, jika pada 2016 Transjakarta telah mengangkut penumpang sebanyak 123,7 juta orang, kini meningkat menjadi 144,8 juta penumpang di tahun 2017. 

Sementara itu, sejak awal 2018 hingga saat ini, Transjakarta telah mengangkut 127,5 juta orang sampai dengan bulan September 2018.

Tag : mrt, transjakarta, anies baswedan
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top