Anies Minta MRT Fase II Diperpanjang Sampai Stadion BMW

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengaku sudah mendengar pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta fase II Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan diperpanjang hingga Stadion Taman BMW di Sunter, Jakarta Utara.
Feni Freycinetia Fitriani | 07 Desember 2018 17:01 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kiri) menaiki kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (6/11/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA--Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengaku sudah mendengar pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta fase II Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan diperpanjang hingga Stadion Taman BMW di Sunter, Jakarta Utara.

Meski demikian, William menilai ide tersebut harus diinformasikan kepada Jepang atau Japan International Cooperation Agency (JICA) sebagai pemberi pinjaman.

"Harus lapor [JICA], belum tentu disetujui. Jika disetujui, ya kita tanya prosedurnya gimana," katanya ketika dikonfirmasi, Jumat (7/12/2018).

Dia mengatakan JICA telah menandatangani perjanjian pinjaman (Loan Agreement) untuk pembiayaan fase II Bundaran HI-Kampung Bandan sebesar 70,2 miliar Yen atau setara dengan Rp9,46 triliun dari total kebutuhan Rp25,6 triliun.

Nantinya Jepang akan mengucurkan dana tersebut secara berkala dan sesuai dengan progres di lapangan.

Dasar pengesahan Loan Agreement yaitu hasil studi kelayakan (feasibility studies) fase II dari Bundaran HI hingga Kampung Bandan. Bukan Stadion BMW seperti yang diinginkan Gubernur.

Walaupun demikian, William menilai proyek fase II tetap bisa dimulai pada tahun depan.

"Paket awalnya dulu kita mulai. Dari Bundaran HI sampai Harmoni. Sisanya harus menunggu persetujuan JICA," ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Anies meminta agar depo MRT Jakarta dipindahkan dari Kampung Bandan ke Stadion BMW di Sunter.

Hal itu terjadi lantaran lahan di Kampung Bandan statusnya belum jelas atau masih dalam sengketa hukum.

PT KAI, sebagai pemilik lahan di Kampung Bandan, diketahui masih memiliki perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga atau swasta untuk pengelolaan tanah tersebut untuk kebutuhan bisnis properti.

Namun, pembangunan belum dilaksanakan hingga saat ini.

Tag : mrt, anies baswedan
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top