MRT Bakal Uji Coba Uang Elektronik 7 Bank di Mesin Tap-In

Uji coba tersebut dilakukan untuk memastikan agar uang elektronik yang dikeluarkan oleh beberapa bank dapat digunakan di mesin tap in dan tap out di stasiun MRT Jakarta.
Feni Freycinetia Fitriani | 04 Februari 2019 19:10 WIB
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase I, Senin (11/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA--Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan pihaknya bakal melakukan uji coba (proof of concept) uang elektronik yang dikeluarkan oleh lembaga perbankan.

Uji coba tersebut dilakukan untuk memastikan agar uang elektronik yang dikeluarkan oleh beberapa bank dapat digunakan di mesin tap in dan tap out di stasiun MRT Jakarta.

"Kami akan mulai melibatkan 7 bank pada 8 Februari nanti. Pasa saat MRT beroperasi Maret nanti ada dua jenis kartu yang bisa digunakan, yaitu kartu MRT sendiri dan kartu bank yang bakal kami seleksi," katanya di Balai Kota DKI, Senin (4/2/2019).

Dia menuturkan salah satu syarat yang harus dimiliki, yakni kartu bank tersebut harus memiliki kecepatan saat tap in dan tap out.

Bahkan, William menerapkan syarat uang elektronik harus terbaca dalam 1 detik ketika ditempelkan ke mesin yang ada di tiap stasiun MRT fase I Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

"Harus [bisa terbaca] 1 detik. Kalau kartunya lama kasihan penumpang," imbuhnya.

Seperti diketahui, MRT Jakarta sudah mengeluarkan kartu single trip dan multi trip yang dinamakan Jelajah. Perbedaan dua kartu tersebut, yaitu single trip hanya bisa digunakan untuk satu kali perjalanan dan masih bisa digunakan 7 hari.

Sementara itu, kartu multi trip dapat digunakan lebih dari satu kali perjalanan. Dua kartu tersebut dapat diisi atau top up di stasiun MRT.

William menuturkan perusahaan sudah mencetak kartu single trip dan multi trip Jelajah sejak setahun lalu.

Pasalnya, MRT Jakarta tak mungkin menunggu uang elektronik bank untuk terintegrasi secara maksimal. Padahal, fase I Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia akan beroperasi pada Maret 2019 atau kurang lebih 2 bulan lagi.

"Proses integrasi ini kan butuh waktu, sementara kami enggak bisa menunggu. Nanti ketika beroperasi kami inginnya kartu Jelajah dan kartu bank sudah dapat digunakan oleh penumpang," ucapnya.

Tag : mrt, uang elektronik
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top