Resmi Beroperasi, Anies Tulis Surat Apresiasi untuk Pekerja MRT

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menulis surat terbuka ucapan terima kasih.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 24 Maret 2019  |  21:15 WIB
Resmi Beroperasi, Anies Tulis Surat Apresiasi untuk Pekerja MRT
Potret para pekerja saat proses pembangunan MRT Jakarta - Facebook/Anies Baswedan

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menulis surat terbuka yang ditujukan pada para pekerja yang terlibat dalam pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

Layanan transportasi publik termutakhir yang dimiliki ibu kota itu sendiri telah diresmikan pada Minggu (24/3/2019) oleh Presiden Joko Widodo.

Hadirnya MRT di Jakarta merupakan momen yang cukup bersejarah dan menyedot animo masyarakat. Pasalnya, ini merupakan pertama kalinya bagi Indonesia memiliki sistem angkutan kereta bawah tanah.

Pembangunan MRT Jakarta pun diwujudkan dalam proses yang tak sebentar. Ide pembangunannya pertama kali hadir ketika B.J. Habibie mengkaji kemungkinan pembangunan MRT di Jakarta pada 1985. Warga ibu kota pun harus menanti nyaris 30 tahun kemudian ketika Gubernur DKI Jakarta kala itu, Joko Widodo meresmikan pembangunan MRT Jakarta fase I.

"Saya sudah berkali-kali naik MRT, tapi tadi pagi berbeda. Pagi ini bersejarah karena MRT akan diresmikan. Di perjalanan menuju lokasi acara, wajah para pekerja itulah yang muncul di benak saya," kata Anies melalui pesan yang ia unggah di akun Facebook-nya.

Dalam suratnya, Anies mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dedikasi para pekerja MRT. Ia bahkan meminta Direksi PT MRT untuk mencatat nama setiap individu yang terlibat, terlepas apa perannya.

"Saya sudah meminta kepada Direksi PT. MRT bahwa kali ini harap dicatat setiap nama yang terlibat, sekecil apapun termasuk para pekerja paling operasional. Dokumentasikan semua, dan izinkan kami, bangsa Indonesia, mengenal orang-orang yang bekerja keras dalam sunyi untuk mengubah wajah ibu kota," tulisnya.

Saat menghadiri peresmian MRT, Anies sempat menyinggung soal jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam proyek ini. Ia mengatakan fase pertama pembangunan MRT berhasil menyerap sekitar 253 ribu pekerja. Para pekerja itu terlibat sejak groundbreaking pertama kali sampai selesai.

Berikut adalah kutipan lengkap surat yang ditulis Anies Baswedan untuk para pekerja MRT:

Kepada Yth.
Para Pekerja Pembangunan MRT Jakarta

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Ibu dan Bapak yang saya hormati, saya menuliskan pesan ini untuk ucapkan terima kasih. Mengirimkan apresiasi pada semua yang pernah bekerja untuk membangun MRT ini.

Saya sudah berkali-kali naik MRT, tapi tadi pagi berbeda. Pagi ini bersejarah karena MRT akan diresmikan. Di perjalanan menuju lokasi acara, wajah para pekerja itulah yang muncul di benak saya.

Mereka yang berpeluh siang malam. Saya tahu persis karena hampir setiap malam lewat sekitar tiang-tiang pancang. Di malam gulita, saat mayoritas warga telah tidur, Anda semua masih berkeringat. Bekerja tanpa henti.

Ibu, Bapak dan Saudara semua, kerja keras itu, butiran keringat jernih itu yang membuat bangsa kita bisa cemerlang. MRT adalah kristal cemerlang dari keringat Ibu, Bapak dan Saudara semua.

Kita tahu bahwa Borobudur itu dibangun selama lebih dari 100 tahun; bangsa kita memang punya stamina untuk membuat karya monumental lintas masa. Kita kagum karyanya tapi tak pernah kenal nama-nama para pekerjanya. Memang para pekerja di balik karya besar selalu tersembunyi, tapi karyanya dirasakan dan membanggakan.

Saya sudah meminta kepada Direksi PT. MRT bahwa kali ini harap dicatat setiap nama yang terlibat, sekecil apapun termasuk para pekerja paling operasional. Dokumentasikan semua, dan izinkan kami, bangsa Indonesia, mengenal orang-orang yang bekerja keras dalam sunyi untuk mengubah wajah ibu kota.

Hari ini mungkin Anda di rumah, menonton di televisi atau membaca beritanya. Anda tidak berada di lokasi, tak menyaksikan langsung hasil kerja keras yang anda lakukan. Tapi ketahuilah, tepuk tangan tadi membahana. Ribuan bertepuk-tangan. Izinkan saya menegaskan bahwa tepuk tangan itu sesungguhnya untuk Anda, untuk tiap jiwa yang bekerja dalam senyap.

Bapak, Ibu dan Saudara semua, Anda telah mengubah wajah ibu kota, hasil kerja Anda akan memudahkan hidup jutaan orang selama puluhan tahun yang akan datang. Mereka semua hampir pasti tidak kenal dengan nama Anda tapi semua pasti merasakan karya Anda yang akan berbekas sepanjang sejarah.

Kami yang berdiri di atas panggung saat ini, gelintiran jumlahnya, tak sebanding dengan Ibu-Bapak yang ratusan ribu jumlahnya yang bekerja tak tampak, jauh dari sorotan publik.

Atas nama rakyat Jakarta, saya mengirimkan rasa terima kasih dan rasa hormat pada Ibu, Bapak dan Saudara semua. Di manapun Anda berada, kami mendoakan. Semoga tiap butir keringat itu akan dicatat sebagai amal shaleh, dan setiap kemudahan yang dirasakan oleh pengguna MRT akan dicatat sebagai amal jariyah bagi Anda semua.

Wassalamu'alaikum warrahmatulahi wabarakatuh.

Salam,
Anies Baswedan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mrt, anies baswedan

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top