Atasi Banjir, Jokowi Gandeng BUMN Bangun Bendungan Ciliwung

Bisnis.com, JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sadar betul jika persoalan mengatasi banjir mesti didukung semua pihak terkait.Itu sebabnya, Jokowi lantas menggandeng Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menambah dan memperkuat infrastruktur
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 02 Oktober 2013  |  16:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sadar betul jika persoalan mengatasi banjir mesti didukung semua pihak terkait.

Itu sebabnya, Jokowi lantas menggandeng Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menambah dan memperkuat infrastruktur pengendali banjir di seputar ibu kota.

Kesepakatan kerja sama pun lantas ditekennya bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan, Rabu (2/10/2013).

Inti kerja sama membuat bendungan di hulu Sungai Ciliwung sehingga diharapkan bisa mengurangi banjir sebanyak 20%-30% serta dapat menyumbang 3.000 meter kubik air baku bagi warga Jakarta.

Jadi, kata Jokowi, kerja sama ini langkah untuk mengatasi banjir di Jakarta serta untuk menambah stok air baku.

Nantinya di atas Sungai Ciliwung akan dibangun bendungan sehingga debit air bisa dikendalikan dan bisa mengurangi banjir.

Kemudian, air yang tertampung dapat dimanfaatkan sebagai air baku.

"Ini merupakan kerja sama yang kongkret, jadi harus segera dilaksanakan," kata Jokowi seperti dikutip situs Pemprov DKI Jakarta, Rabu (2/10/2013).

Dahlan Iskan menambahkan, nantinya akan ada empat bendungan yang dibangun di hulu Ciliwung.

"Bersama Pemprov DKI, sudah disepakati beberapa hal termasuk pengendalian banjir dan penyediaan air baku untuk wilayah DKI Jakarta," ujarnya

Selain perbaikan infrastruktur, untuk mengurangi dampak banjir juga dapat dilakukan lewat pengaturan debit air sungai dengan cara membangun waduk long storage (tampungan memanjang) di bagian hulu Sungai Ciliwung di daerah Bogor.

Langkah itu dengan membendung secara cascade (terasering) di sejumlah lokasi di sepanjang aliran Sungai Ciliwung.

"Dengan dibuat cascade, dapat mengurangi dampak banjir sekitar 20%-30% sekaligus menyediakan air baku sekitar 3.000 m3. Ditargetkan pembangunan cascade rampung dalam 2 tahun kedepan," kata Dahlan.

Anggaran pembangunan empat bendungan itu mencapai Rp1,2 triliun Pembiayaannya dari BUMN sebesar 51% dan sisanya dari BUMD DKI Jakarta.  (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Dahlan Iskan, bumn, Banjir Jakarta

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top