Bazis DKI Targetkan Zakat, Infaq, Sadaqah Rp300 Miliar

Bazis DKI menargetkan menerima dan menyalurkan ZIS tahun ini sebesar Rp300 miliar.
Feni Freycinetia Fitriani | 31 Mei 2018 16:52 WIB
Ilustrasi kemiskinan. Kehadiran zakat, infak, sedekah merupakan satu solusi bagi pengentasan kemiskinan. - Antara/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA – Lebarnya jarak antara orang kaya dan miskin di Jakarta merupakan permasalahan yang harus diselesaikan oleh Pemprov DKI.

Salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah ketimpangan sosial adalah dengan pendayagunaan zakat, infaq, dan sadaqah (ZIS) yang dikelola oleh Bazid Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan zakat memiliki peran penting untuk menyelesaikan masalah ketimpangan, terutama yang ada di Jakarta.

Dengan zakat, maka mekanisme distribusi bantuan ekonomi lebih merata, terlebih Bazis Provinsi DKI Jakarta memiliki berbagai program selain penyaluran zakat, seperti bedah rumah, beasiswa dan bantuan usaha.

“Pengelolaan zakat ini penting karena zakat sebagai penyeimbang dan bisa menyelesaikan masalah ketimpangan,” ujar Gubernur Anies dalam acara Peduli Umat 1439 H/2018 M di Jakarta pada Kamis (31/5/2018).

ZIS yang dikelola BAZIS Provinsi DKI Jakarta dari tahun ke tahun mengalami tren kenaikan. Pada 2016 terkumpul Rp154 miliar dan pada 2017 terkumpul Rp192 miliar.

Untuk menjaga tren positif tersebut, Pemprov DKI Jakarta siap mendorong pencapaian target Bazis Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp300 miliar tahun ini. “Saya berharap target Bazis DKI Rp300 miliar rupiah tercapai. Kami akan bantu mendorong pencapaian itu,” ungkap Gubernur DKI.

Sejumlah program diinisiasi Bazis Provinsi DKI Jakarta dari pengumpulan ZIS dan pendayagunaan ZIS antara lain telah bekerja sama dengan perguruan tinggi, rumah sakit, majelis taklim, kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) dan lembaga-lembaga lain untuk pembentukan unit pengumpul zakat (UPZ).

Hingga saat ini sudah terbentuk 40 UPZ dalam membantu mendongkrak pengumpulan ZIS dari masyarakat. Selain itu juga dibuka gerai-gerai zakat seperti di Monas, Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Pasar Tanah Abang, Lenggang Jakarta.

"Ada juga kerja sama membuka gerai ZIS di PTSP, Indomaret, AlfaMart, ataupun tempat perbelanjaan lainnya, seperti telah dibentuk Mall Sadar Zakat di Thamrin City dan Seasons City," tambahnya.

Di sisi lain, acara Peduli Umat merupakan event tahunan Bazis Provinsi DKI Jakarta dalam rangka pengumpulan ZIS dari para muzakki (pembayar zakat) yang terdiri dari jajaran Pemprov DKI Jakarta dan swasta, sekaligus penyaluran ZIS pada 4.000 mustahik (penerima zakat).

Hasilnya dalam acara tersebut, didapat bantuan ZIS untuk biaya penunjang pendidikan sebesar Rp4 miliar lebih yang disalurkan kepada 310 yatim, 1.086 dhuafa, 2.438 guru bantu, 165 petugas masjid, dan satu kali bedah rumah bagi dhuafa.

Tag : dki
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top