Ketika Jakarta Lengang, Kualitas Udara Membaik

Berkurangnya masyarakat yang meninggalkan Jakarta menuju kampung halaman hingga H-1 Lebaran ini tidak hanya berdampak pada lalu lintas yang lengang, tetapi kualitas udara Ibukota terpantau mendekati Baik.
Rio Sandy Pradana | 14 Juni 2018 14:16 WIB
Ribuan kendaraan melewati ruas Tol Dalam Kota, di Jakarta, Jumat (8/6/2018). - ANTARA/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Berkurangnya masyarakat yang meninggalkan Jakarta menuju kampung halaman hingga H-1 Lebaran ini tidak hanya berdampak pada lalu lintas yang lengang, tetapi kualitas udara ibu kota terpantau mendekati 'baik'.

Berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang dikutip dari laman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (14/6/2018), rata-rata kualitas udara di Provinsi DKI Jakarta menunjukkan kualitas Sedang.

Berikut hasil pemantauan nilai ISPU hingga pukul 09.00 WIB:
- Kota Jakarta Utara: 64
- Kota Jakarta Timur: 67
- Kota Jakarta Selatan: 77
- Kota Jakarta Pusat: 65
- Kota Jakarta Barat: 67

Berdasarkan nilai tersebut, kualitas udara masuk dalam kategori Sedang yang berarti, tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan, tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.

Titik pemantauan yang digunakan terletak di beberapa wilayah, yakni:
- Kota Jakarta Timur: Halaman Parkir Monumen Pancasila Sakti
- Kota Jakarta Utara: Kantor Kelurahan Nias Kelapa Gading
- Kota Jakarta Selatan: Taman Pendidikan Dinas Pertamanan, Jagakarsa dan Kedutaan Besar AS
- Kota Jakarta Barat: Taman Perumahan Kebon Jeruk Blok
- Kota Jakarta Pusat: dekat kantor Pos Polisi Bunderan HI, Jl. Medan Merdeka Selatan, dan Jl. Gerbang Pemuda Gelora Bung Karno.

Skor ISPU terbagi menjadi lima indikator, yakni Baik (0-51), Sedang (51-101), Tidak Sehat (101-199), Sangat Tidak Sehat (200-299), dan Berbahaya (300-3.000).

Tag : Jakarta, lingkungan hidup
Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top